Rabu, 15 April 2020
Rabu, 24 Mei 2017
Menjebol Password Wi-Fi Dengan Aircrack
Koneksi Wi-Fi di kampus semakin “langka”, satu persatu koneksi hilang
entah kemana. Dari koneksi Mahasiswa Stikom sampai koneksi Ruang Dosen
hilang tak berbekas. Kadang nongol, tapi gak bisa dipakai untuk
browsing. Iseng-iseng deh gue scan koneksi di sekitar kampus pake
software Kismet bersama teman-teman.
Ternyata ada koneksi baru di kampus, namanya Ayamgoreng. Pertama kali dengar namanya sie emang agak geli :D, abisnya nama Wi-Fi-nya unik banget. Selain itu bandwidth-nya juga besar lho, kalo bisa ditembus pasti bisa “kenyang” bandwidth nie :).
Mulai deh gue bersama teman-teman melakukan penyerangan dengan software-software sebagai berikut :
1. Kismet
Fungsinya untuk melihat paket-paket data yang keluar masuk di sekitar kita. Selain itu juga untuk melihat HotSpot di sekitar.
2. Airodump
Fungsinya untuk melakukan capture paket-paket data, dan menghasilkan satu file hasil capture.
3. Aireplay
Fungsinya untuk melakukan attacking, agar paket data cepat naik. Ini sangat membantu proses pen-capture-an data.
4. Aircrack
Fungsinya untuk mengubah kode-kode file hasil capture dari Airodump menjadi password sebenarnya yang sedang kita cari.
Berikut langkah-langkahnya :
1. Disini gue memakai OS Ubuntu dan gue asumsikan keempat software di atas sudah terinstal di laptop atau PC kalian. Untuk cara instalnya, cari di Mbah Google aja yaw :D.
2. Jalankan software Kismet melalui Terminal dengan hak akses root.
Dari sini, yang perlu kita catat adalah BSSID dan Chanel dari hotpost target.
4. Buka terminal lagi, kali ini kita akan mulai untuk meng-capture paket-paket data. Ketikkan perintah berikut :
Jika belum berhasil, silahkan capture paket hingga tercukupi. Dan jika sudah berhasil akan menemukan password seperti dibawah ini :
Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua, dan jangan digunakan untuk tindakan kejahatan. Cukup hanya untuk menambah ilmu dan wawasan saja. Penulis tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan tutorial diatas. Go Open Source!!!
Ternyata ada koneksi baru di kampus, namanya Ayamgoreng. Pertama kali dengar namanya sie emang agak geli :D, abisnya nama Wi-Fi-nya unik banget. Selain itu bandwidth-nya juga besar lho, kalo bisa ditembus pasti bisa “kenyang” bandwidth nie :).
Mulai deh gue bersama teman-teman melakukan penyerangan dengan software-software sebagai berikut :
1. Kismet
Fungsinya untuk melihat paket-paket data yang keluar masuk di sekitar kita. Selain itu juga untuk melihat HotSpot di sekitar.
2. Airodump
Fungsinya untuk melakukan capture paket-paket data, dan menghasilkan satu file hasil capture.
3. Aireplay
Fungsinya untuk melakukan attacking, agar paket data cepat naik. Ini sangat membantu proses pen-capture-an data.
4. Aircrack
Fungsinya untuk mengubah kode-kode file hasil capture dari Airodump menjadi password sebenarnya yang sedang kita cari.
Berikut langkah-langkahnya :
1. Disini gue memakai OS Ubuntu dan gue asumsikan keempat software di atas sudah terinstal di laptop atau PC kalian. Untuk cara instalnya, cari di Mbah Google aja yaw :D.
2. Jalankan software Kismet melalui Terminal dengan hak akses root.
sudo kismet3. Akan muncul beberapa sinyal hotspot yang terdapat di sekitar kita. Pilih salah satunya, untuk memcari BSSID dari hotspot tersebut. Tekan S, lalu tekan B, untuk melihat BSSID.
Dari sini, yang perlu kita catat adalah BSSID dan Chanel dari hotpost target.
4. Buka terminal lagi, kali ini kita akan mulai untuk meng-capture paket-paket data. Ketikkan perintah berikut :
sudo airodump-ng -c [channel] –bssid [nomor bssid] -w [nama file tempat penyimpanan hasil capture] wlan0contoh :
sudo airodump-ng -c 3 –bssid 00:11:22:33:44:55 -w ayamgoreng wlan05. Lihat pergerakan paket data hasil capture. Jika paket data berjalan sangat lambat, kalian dapat menggunakan Aireplay untuk melakukan attacking dengan cara berikut :
sudo aireplay-ng -deauth [besar paket serangan] -a [nomor bssid] wlan0contoh :
sudo aireplay-ng -deauth 1000 -a 00:11:22:33:44:55 wlan06. Tunggu hingga paket mencukupi untuk di-crack. Jika sudah mencapai 10000 paket, mulailah untuk meng-crack hasil capture dengan cara berikut :
sudo aircrack-ng -c 256 [nama file tempat penyimpanan hasil capture]contoh :
sudo aircrack-ng -c 256 ayamgoreng-01.cap
Jika belum berhasil, silahkan capture paket hingga tercukupi. Dan jika sudah berhasil akan menemukan password seperti dibawah ini :
Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua, dan jangan digunakan untuk tindakan kejahatan. Cukup hanya untuk menambah ilmu dan wawasan saja. Penulis tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan tutorial diatas. Go Open Source!!!
Kamis, 07 Agustus 2014
Mengenal Filesystem, Dalvik di Android
Android
merupakan Sistem Operasi dari Google yang ditujukan untuk perangkat
Mobile seperti Ponsel atau Tab. Android berjalan pada prosesor dengan
arsitektur ARM, MIPS dan pada versi terbaru 4.0 (Ice Cream Sandwitch) Android juga telah mendukung arsitektur x86 dari Intel.
Android berjalan pada kernel Linux dengan menggunakan berbagai macam library. Android ditulis dengan menggunakan bahasa C, Aplikasinya berjalan pada application framework yang dibangun dengan menggunakan Java dengan memanfaatkan Apache Harmony sebagai compatible java library-nya.
Semua aplikasi Android berjalan pada virtual machine yang bernama Dalvik, dimana dalvik inilah yang bertugas untuk melakukan penterjemahan Java Bytecode menjadi Dalvik Dex Code (Dalvik-executable).
Dalvik
Dalvik merupakan virtual machine yang menjadi layer/lapisan antara aplikasi dan sistem operasi. Dimana di dalam file aplikasi yang memiliki ekstensi .apk terdapat beberapa tipe file, diantaranya resource, assets, xml dan dex. Nah file dex ini lah yang asalnya diprogram dengan menggunakan bahasa Java. File dex ini akan dijalankan oleh Dalvik Virtual Machine
untuk melakukan berbagai macam aktifitas, mulai dari menampilkan User
Interface, akses Internet, menjalankan audio, memanggil kamera, dan
sebagainya. Semua akses yang dilakukan oleh aplikasi tersebut harus
melalui Dalvik Virtual Machine terlebih dahulu.
Arsitektur Android
Jadi
boleh kita katakan kalau file dengan ekstensi .dex tersebut adalah file
executable untuk Android, yang bila kita berbicara tentang sistem
operasi windows, maka file .dex sama seperti file .exe pada windows.
Dalvik Cache
Proses unzip file .dex
tersebut akan dilakukan ketika user melakukan instalasi aplikasi yang
dimaksud. Sehingga ketika user membuka aplikasi tersebut, sistem tidak
akan mengakses data .dex pada file .apk, tapi akan langsung mengaksesnya
di dalam dalvik-cache.
Filesystem
- Root
- System
- Data
- Boot
- SDCard
- SD-Ext
- Dev, Tmp, Proc
Root
Mount Point: /
Device: Linux Kernel, RAM
Layaknya linux, semua filesystem akan berada di dalam Root. Tidak seperti Windows yang memilah-milahnya ke dalam drive. Dalam linux semua device dapat diakses melalui filesystem dan menggunakan sistem stream, baik itu penyimpanan, display, ataupun input dan output device.
System
Mount Point: /system
Device: Internal Memory
Partisi ini berisi file-file system,
dimana file-file sistem operasi Android dan aplikasi-aplikasi bawaannya
disimpan. Partisi system ini selalu disimpan dalam Internal Storage ( storage pada ponsel ), dan tidak dapat diubah isinya kecuali telah dilakukan rooting. Berikut adalah beberapa file-file yang berada pada partisi ini:
- /system/app - Dalam direktori ini terdapat file-file .apk untuk aplikasi system, seperti Phone Dialer, Launcher, IME/Keyboard, Mail, SMS, Settings, dsb.
- /system/frameworks - Dalam direktori ini terdapat file-file frameworks dengan ekstensi .jar yang menyimpan fungsi-fungsi java yang diakses oleh aplikasi android, baik itu aplikasi system atau aplikasi yang diinstall oleh user.
- /system/libs - Direktori ini berisi library-library dan library kernel yang ditulis dengan menggunakan bahasa C (Native), dan memiliki ekstensi .so. Android juga mendukung pembangunan aplikasi dengan menggunakan bahasa C (Native) dengan menggunakan Android NDK (Native Development Kit), dan mendukung library-library C seperti layaknya linux. hanya saja dukungannya lebih minimalis, dimana libc yang digunakan adalah libc bionic yang telah dimodifikasi agar lebih minimalis. Tapi sebenarnya kita masih bisa memanfaatkan Glibc untuk berjalan pada Linux ini, hanya harus dilakukan compile sendiri.
- /system/bin, /system/xbin - Merupakan direktori yang berisi file-file executable berbasis linux, bila .dex akan berjalan pada dalvik-cache, file-file di dalam direktori ini akan berjalan langsung di atas kernel linux. Linux pada Android mendukung perintah-perintah dasar yang biasa digunakan pada shell di linux, seperti ls, mv, cp, cat, df, dsb. Perbedaanya, bila di linux semua perintah tersebut merupakan satu executable tersendiri, sedangkan pada linux semua perintah tersebut dikerjakan oleh satu executable yang bernama busybox.
- /system/etc - Direktori ini berisi file-file konfigurasi system dan konfigurasi driver, mulai dari setting gps, wifi networking, database apn, sampai pengaturan volume untuk audio.
- /system/customize, /system/fonts, /system/media, /system/usr - Semua direktori ini berisi file-file untuk kustomisasi sistem, seperti gambar animasi boot, huruf untuk tampilan, wallpaper, ringtone dan audio bawaan, juga beberapa layout keyboard dan lokalisasi bahasa.
Data
Mount Point: /data
Device: Internal Memory
Berbeda
dengan system. Partisi data ini merupakan partisi untuk menyimpan
data-data yang selalu berubah-ubah. Semua aplikasi yang diinstal oleh
user akan disimpan pada partisi ini. Ketika pengguna melakukan wipe data
( reset to factory ), partisi ini akan dibabad habis (di format),
sehingga data-data aplikasi yang diinstall, kontak, data sms, dan
sebagainya akan hilang. Tapi sistem masih tetap bisa berjalan
dikarenakan wipe data tidak akan menghapus partisi system.
Berikut adalah beberapa direktori yang berada pada partisi data ini:
- /data/app - Berisi file-file .apk dari aplikasi-aplikasi yang diinstall, baik itu dari market atau dari aplikasi yang diinstall secara manual.
- /data/data - Berisi file-file data aplikasi, baik itu aplikasi system ataupun yang diinstall oleh user. Isi direktori ini memuat berbagai macam data yang disimpan oleh aplikasi, seperti save game, database (sqlite), juga file-file assets dan resource dari aplikasi tersebut. Direktori inilah yang biasanya membesar dan bila Kita menginstall banyak aplikasi, maka Low Disk Space biasanya muncul dikarenakan isi direktori ini sudah terlalu besar.
- /data/dalvik-cache - Merupakan tempat penyimpanan file-file .dex untuk dijalankan secara langsung oleh dalvik virtual machine.
Boot
Mount Point: /boot
Device: Internal Memory
Partisi ini memuat Kernel Linux dan merupakan partisi awal yang akan menerima sinyal booting dari device. Kernel inilah yang secara langsung mengakses hardware pada device kita.
SDCard
Mount Point: /sdcard, /mnt/sdcard
Device: MMC / External Storage
Layout: FAT32
Berbeda
dengan partisi-partisi lainnya. Partisi ini adalah area bebas, dimana
kita dapat melakukan perubahan sesuai dengan keiinginan. Kita dapat
menyimpan lagu, foto, dan video di dalamnya, kita juga dapat
menggunakannya untuk penyimpanan backup data, dan dapat juga digunakan
sebagai USB drive.
SD-EXT
Mount Point: /sd-ext
Device: MMC / External Storage
Layout: EXT2, EXT3, EXT4
Merupakan modifikasi yang bisanya dilakukan pada Custom ROM,
dimana bila Internal Memory tidak mencukupi untuk memuat data-data
penting sistem, maka dilakukanlah pem-partisi-an pada memory card kita.
Dimana memory card kita akan dibagi menjadi 2 partisi, partisi pertama
berformat FAT32 yang akan dijadikan sebagai /sdcard, dan partisi kedua berformat EXT(x).
Inilah hebatnya Linux dan Android, dimana device yang memiliki umur yang tua
yang tidak dapat lagi memuat sistem Android yang semakin hari semakin
berukuran besar dan tidak dapat dimuat di dalam Internal Memory yang
memiliki keterbatasan ukuran, dapat tetap mengikuti perkembangan zaman.
SD-EXT ini memanfaatkan fasilitas Symlink
yang didukung oleh Linux, dimana kita dapat melakukan symbolic link (
memetakan ) suatu file atau direktori dari satu partisi menuju partisi
lainnya. Contohnya, kita memiliki direktori /sd-ext/app_s pada SD-EXT, dan lazimnya semua aplikasi sistem disimpan dalam /system/app, maka kita dapat melakukan symlink dari /sd-ext/app_s menuju /system/app, sehingga ketika sistem mengakses file/direktori dari /system/app sistem akan membaca file/direktori itu dari /sd-ext/app_s. Cerdik kan?. Beberapa pengembangan SD-EXT ini telah dilakukan oleh beberapa developer dan custom-ROM chef, seperti app2sd, data2sd ( Lihat di XDA-Developers ).
Dimana mod-mod tersebut memiliki fungsinya masing-masing yang
sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu memanipulasi filesystem yang
terbatas agar dapat memanfaatkan penyimpanan data system di dalam External Memory.
Dev,Tmp,Proc
Mount Point: /dev, /tmp, /proc
Device: Linux Kernel, RAM
Direktori-direktori tersebut bukanlah merupakan Storage, tapi merupakan virtual. dimana /dev merupakan direktori yang memuat semua stream hardware, /tmp merupakan penyimpanan temporary pada ram, dan /proc merupakan direktori untuk menyimpan informasi proses yang berjalan.
Seperti
halnya linux pada PC, semua akses aplikasi menuju hardware dapat
dilakukan dengan mengakses stream pada /dev, seperti halnya kita
mengakses file biasa. Kita dapat mengakses framebuffer display secara
langsung pada file /dev/graphics/fb0, atau mengakses input device secara
langsung pada /dev/input. Sistem Android mengakses hardware melalui
/dev ini, dimana /dev ini lah yang diatur oleh Kernel Linux.
Kita
juga dapat mengetahui ID suatu proses dan proses apa saja yang sedang
berjalan pada direktori /proc. dan dapat juga menyimpan file temporary
pada direktori /tmp untuk dilakukan proses selanjutnya.
Hanya saja direktori-direktori ini hanya dapat diakses bila Anda memiliki permission root.
Hal lain yang lebih hebat
Bila kita tahu bahwa Android berjalan pada Linux Kernel, maka mungkin terbesit di pikiran kita, apakah mungkin untuk menjalankan aplikasi-aplikasi linux di dalam Android?.
Tentu saja mungkin, bahkan bisa dibilang bisa. bila
Kita mau melakukan compile pada source code program yang ingin kita
jalankan, maka semuanya mungkin. Beberapa contoh yang telah sukses
diantaranya menjalankan lighttpd+php pada Android ( Webserver di Ponsel Kita? , bukan hayalan ), SSH Server, mc, Atau bahkan X-Server dengan GUI Gnome dan Aplikasi-aplikasinya. Ya silahkan kalian cari di Google...
Apa Benar Mungkin? Ya, Bukan hanya mungkin, Hal ini telah diimplementasikan oleh para developer terutama developer dari XDA-Developers. Walaupun Android hanya mendukung libc minimalis yang mengimplementasikan bionic, tapi GLibc ( Libc lengkap berlisensi GNU ) telah bertebaran di internet dan siap untuk digunakan.
Penutup
Android
merupakan sistem operasi untuk device yang sangat powerful, dimana
kompatibilitasnya sangat tinggi dan yang lebih mengagumkan, kita dapat
melakukan kustomisasi yang tak pernah habis untuk ponsel kita ( hanya perlu kemauan dan keberanian ).
Semoga informasi singkat ini dapat berguna untuk para pengguna Android.
Perintah Terminal Emulator Android
Perintah Terminal Emulator Android merupakan perintah-perintah yang dapat dijalankan pada aplikasi Terminal android anda. Jika anda GNU/Linux user, tentunya bukan hal asing mengenai perintah-perintah Terminal ini.
![]() |
| Terminal Emulator Android |
Pada
kesempatan ini saya hendak berbagi beberapa perintah dasar Terminal
Emulator yang berjalan pada android anda.
Berikut ini, beberapa perintah dasar Terminal Emulator android yang saya
rangkum dari berbagai sumber (sumber saya cantumkan di bawah postingan)
:
- su = super user ; mengaktifkan superuser mode (root). Hal ini ditandai dengan simbol $ sebagai user biasa, dan # sebagai superuser
- cd = Change Directory ; Membuka suatu direktory (folder) tertentu, misalnya cd /system
- ls = List ; Menampilkan isi direktory (folder) tertentu, misalnya ls /sys
- cat = Mencetak (menampilkan) isi suatu file, contohnya cat /proc/cpuinfo
- pm = mengecek hak akses/permission suatu file
- pm install = perintah untuk memasang (install) suatu aplikasi, misalnya pm install etcsession.apk
- cp = Copy ; Menyalin (copy) suatu file, misalnya busybox cp /sys/A /system/
- mv = move ; Memindahkan suatu file, misalnya busybox mv /sys/B /system/
- rm = Remove ; menghapus suatu file, misalnya busybox rm /sys/C /system/
- tar = membuat file yang terkompres seperti winzip, 7zip, winrar dan lainnya. Untuk keterangan lengkap silakan ketik tar /?
- df = Disk Free ; Menampilkan ruang kosong diska (disk) anda
- top = Menampilkan semua proses yang berjalan pada sistem
- uptime = Menampilkan jumlah rentang waktu dari terakhir android anda mati-padam hingga sekarang.
- exit = Perintah untuk keluar dari sesi saat ini. Apabila ada berada dalam mode superuser (root) maka perintah ini akan mengubah anda menjadi user biasa. Jika anda sedang dalam mode user biasa, maka perintah ini akan menutup aplikasi terminal emulato
- ls -l - akan menampilkan semua file NON-HIDDEN dalam direktori sobat saat ini dengan rincian tambahan
- ls -a - akan menampilkan semua file / direktori (termasuk yang tersembunyi) di dalam direktori sobat saat ini
chmod - Change Mode
'mode' yang umum di Android adalah '777 'dan '755', kode numerik ini memiliki arti yang berbeda,Hal ini dapat sedikit membingungkan, saya akan jelaskan sedikit.seperti yang sobat lihat, ada 3 angka seperti contoh berikut: 'chmod 755'Artinya, Angka pertama yaitu '7' merupakan 'USER' alias sobat saya sendiri, angka kedua '5' mewakili group (pengguna yang merupakan dalam kelompok file tsb) dan angka terakhir '5' mewakili orang lain.
Sekarang saya akan memeberikan arti dari angka-angka tersebut:7 Full
6 Read/Write
5 Read/Execute
4 Read Only
3 Write/Execute
2 Write Only
1 Execute
0 NoneJadi, dalam contoh chmod 777 artinya adalah USER, GROUP dan ORANG LAIN memiliki Akses full terhadap suatu file.untuk mengubah hak akses dari suatu file. contoh (apns-conf.xml) cukup ketikchmod 777 /system/etc/apns-conf.xml
Untuk Mengubah hak akses ke dalam semua direktori, gunakan -R (rekursif)chmod 777 -R /system/etc
pwd - Print Working Directory
jika sobat ingin mengetahui direktori saat ini cukup ketik:pwd - kemudian 'enter'
Demikianlah pembahasan sederhana mengenai Perintah Terminal Emulator
Android. Pada kesempatan berikutnya saya akan
berbagi Perintah Terminal Emulator Android sebagai kelanjutan
dari pembahasan ini.
Semoga bermanfaat. Salam Open Source.
*) https://help.ubuntu.com/community/UsingTheTerminal
Title: Perintah Terminal Emulator Android Bagian 1; Written by EtcSession DesktopArt; Rating: 5 dari 5
*) https://help.ubuntu.com/community/UsingTheTerminal
Title: Perintah Terminal Emulator Android Bagian 1; Written by EtcSession DesktopArt; Rating: 5 dari 5
Diposkan oleh
EtcSession DesktopArt
Etc-DesktopArt Updated at: 2:34 AMSelasa, 24 Juni 2014
Cara setting ADB Command
ADB merupakan singkatan dari “Android Debug Bridge”. ADB adalah alat
yang diciptakan oleh pengembang Android dari Google untuk mempermudah
mengelola perangkat Android atau Emulator Android. ADB datang sebagai
bagian dari Android SDK, yang dapat diunduh di situs Developer Google
(lihat di bawah). Pada dasarnya, ADB menyediakan antarmuka berbasis
terminal untuk berinteraksi dengan sistem file pada perangkat kamu.
Karena Android berbasis Linux, command-line adalah satu-satunya cara untuk bisa mendapatkan dan memanipulasi akses root. Fungsi lainnya adalah ketika perangkat android mengalami hang/bootloops, kamu bisa menggunakan ADB untuk mengatur perangkat kamu mulai dari reboot bootloader/recovery,
menginstal aplikasi, sampai bisa memformat ulang perangkat Android
kamu. Sebenarnya hal ini bisa dilakukan secara langsung pada perangkat
Android sendiri dengan menggunakan terminal emulator, tetapi
pasti kamu akan mengalami kesulitan untuk mengeksekusi perintah kompleks
pada layar kecil. Dengan adanya ADB ini, bisa mejadi sebuah jembatan
antara perangkat Android kamu dan komputer kamu.
Untuk memulai penginstalan dan pengaturan di Windows :
Untuk memulai penginstalan dan pengaturan di Windows :
- Unduh Android SDK (http://developer.android.com/sdk/index.html).
- Ekstrak file ke folder manapun. Lalu masuk ke folder tersebut, buka ‘SDK Manager’, tunggu sampai muncul ‘Android SDK and AVD Manager’. Masuk ke ‘available packages‘, dan tambahkan ‘Android SDK Platform Tools’. Selanjutnya lakukan proses instalasi, lamanya penginstalan tergantung koneksi internet.
- Selesai mengunduh, maka Android SDK sudah siap. Sekarang coba centang USB Debugging di perangkat Android kamu dengan masuk ke Settings > Applications > Development > USB debugging untuk versi ICS (4.0.4) masuk ke dalam setting > developer option > USB debugging untuk versi Jelly Bean 4.2.1 dengan cara mengakses menu Settings > About phone > Build number. Sentuh 7 kali bagian build number, kamu akan mendapatkan notifikasi, dan developer options akan kembali muncul di tempatnya yang semula.
- Hubungkan perangkat Android dengan PC melalui kabel USB. Untuk windows, akan muncul ‘installing driver’.
- Tunggu sampai driver terinstal dengan baik. Jika driver tidak terinstal, itu artinya driver belum tersedia di PC kamu. Untuk itu alternatifnya kamu menginnstal aplikasi PDANet. Di dalam aplikasi ini, sudah terdapat driver untuk beberapa merk HP.
- Jika dengan PDANet gagal, carilah driver menurut manufaktur perangkatmu masing-masing. Bila menggunakan HTC, coba instal HTC Sync, kalau Samsung coba instal Samsung Kies. Untuk yang lain, coba Googling dengan keyword ‘adb driver’.
- Jika Driver sudah terinstal, sekarang cek apakah perangkat sudah terinstal atau belum dengan masuk ke Device Manager, lalu cari ‘Android Phone’. Jika ada, berarti kamu sudah siap untuk menggunakan ADB.
- Masukkan perintah adb devices.
- Jika kita melihat serial number di layar, itu artinya setting adb selesai.
- Selanjutnya, kita akan memulai memasukkan perintah command.
- Untuk langkah awal dan memastikan adb telah di-setting dengan benar, jalankan command prompt lalu ketik ‘adb devices’ dan tekan enter. Perangkat Android kamu yang tersambung akan ditampilkan dengan serial numbernya.
- adb devices : menampilkan daftar perangkatAndroid yang terkoneksi ke PC.
- adb install : instal apk (aplikasi Android) ke handphone misal seperti picshop.apk
- adb uninstall : uninstall aplikasi dari handphone. Di sini input yang dimasukkan adalah nama package, seperti com.whatsapp
- adb reboot : reboot device dan kemudian masuk ke bootloader atau recovery. Contoh: adb reboot recovery
- adb push : unggah file dari PC ke perangkat Android. Contoh: adb push file.txt /sdcard/
- adb pull : copy file dari perangkat Android ke PC. Contoh: adb pull /sdcard/file.txt .
- adb logcat : menampilkan proses yang sedang terjadi di perangkat (debug). Sangat berguna untuk debug aplikasi.
- adb shell : masuk ke linux command shell di perangkat Android.
- Untuk daftar command lengkapnya, bisa kamu bisa kunjungi http://developer.android.com/tools/help/adb.html
Senin, 16 Juni 2014
cara root, cwm dan tips meningkatkan performa tablet K-Touch Apollo wifi
Tablet K-Touch Apollo WiFi merupakan salah satu tablet dual core
termurah saat ini dan bisa Anda jadikan sebagai pilihan jika Anda
memiliki budget yang terbatas. Dengan harga yang sangat murah tentu
terdapat kekurangan pada tablet murah
ini terutama dari segi softwarenya yang belum sempurna, namun hal ini
bisa diatasi dengan beberapa langkah. Selain itu, berdasarkan pengalaman
pribadi, kinerja tablet ini sangat lambat dan kurang responsif, namun
setelah diroot dan dipasang PurePerformances™X, tablet bisa bekerja
dengan lancar tanpa lag. Berikut cara root, pasang CWM dan tips untuk
meningkatkan performa dan meminimalisir lag (jeda) pada tablet K-Touch
Apollo Anda.
Root K-Touch Apollo Wifi
Cara paling mudah untuk root K-Touch Apollo adalah nge-root melalui Recovery Mode tanpa bantuan komputer. Caranya:
Full root K-Touch Apollo
Sesudah root, Anda mungkin menyadari kalau tablet Anda masih belum full root. Jika Anda butuh atau ingin tablet Anda full root, triknya: masuk Recovery Mode, backup kemudian restore hasil backup-an sebelumnya, restart. Tablet Anda sudah full root sekarang. DWYOR.
Install CWM K-Touch Apollo
Cara pasang CWM (Clockworkmod Recovery) Allwinner A20 untuk K-touch Apollo:
Tips meningkatkan performa tablet K-Touch Apollo
Berikutnya untuk lebih meningkatkan performa tablet K-Touch Apollo Anda dan mengurangi lag, saya sarankan untuk meng-install PurePerformances™X. PurePerformances™X ini kompatibel dengan hampir semua handheld berbasis Android, jadi pengguna gadget lain berbasis Android juga bisa menginstall aplikasi ini. Di dalamnya sudah termasuk settingan dari V6 Supercharger jadi tidak perlu menginstall V6 Supercharger lagi. Cara installnya:
Untuk lebih banyak tips dan trik lainnya seperti swap memori sdcard ke extsd, molding, dll, Anda bisa bergabung dengan grup K-Touch Apollo di Facebook: https://www.facebook.com/groups/KTouchApollo/, di sana membernya cukup aktif (Moezbro, Indra Dist, terdapat juga beberapa Custom ROM dan aplikasi lain yang layak Anda coba. Jika ada pertanyaan, Anda juga bisa bertanya kepada member grup tersebut tapi usahakan untuk mencari tahu terlebih dahulu postingan sebelumnya apakah sudah pernah dibahas jadi tidak ada pertanyaan berulang.
Download file yang dibutuhkan:
Root: Root + Supersu update K-Touch Apollo
CWM: Clockworkmod Recovery K-Touch Apollo
PurePerformances™X: bisa didownload di PurePerformances™X di xda developers.
Root K-Touch Apollo Wifi
Cara paling mudah untuk root K-Touch Apollo adalah nge-root melalui Recovery Mode tanpa bantuan komputer. Caranya:
- Letakkan file */root-apollo/A20Root.zip di sdcard
- Masuk menu Setting -> Backup & Reset -> Recovery Mode
- Pilih update from SD
- Reboot
- DWYOR.
Full root K-Touch Apollo
Sesudah root, Anda mungkin menyadari kalau tablet Anda masih belum full root. Jika Anda butuh atau ingin tablet Anda full root, triknya: masuk Recovery Mode, backup kemudian restore hasil backup-an sebelumnya, restart. Tablet Anda sudah full root sekarang. DWYOR.
Install CWM K-Touch Apollo
Cara pasang CWM (Clockworkmod Recovery) Allwinner A20 untuk K-touch Apollo:
- Install */cwm-apollo/Novotools v1.0.apk
- Taruh file */cwm-apollo/recovery.img di sdcard (jangan di extsd) tablet
- Install CWM (recovery.img) melalui Novotools, caranya: buka aplikasi Novotools, pilih flash recovery, CWM akan terinstall
- Pilih menu Setting, pilih backup & reset lalu pilih recovery mode
- DWYOR.
Tips meningkatkan performa tablet K-Touch Apollo
Berikutnya untuk lebih meningkatkan performa tablet K-Touch Apollo Anda dan mengurangi lag, saya sarankan untuk meng-install PurePerformances™X. PurePerformances™X ini kompatibel dengan hampir semua handheld berbasis Android, jadi pengguna gadget lain berbasis Android juga bisa menginstall aplikasi ini. Di dalamnya sudah termasuk settingan dari V6 Supercharger jadi tidak perlu menginstall V6 Supercharger lagi. Cara installnya:
- Boot ke Recovery Mode
- Wipe dalvik cache
- Backup ROM kalau diperlukan
- Pilih install zip from sdcard atau internal storage tergantung Anda lokasi file PurePerformances™X_Stock.1.4.zip di tablet Anda (jika menggunakan CWM)
- Fix permissions
- Reboot
- DWYOR.
Untuk lebih banyak tips dan trik lainnya seperti swap memori sdcard ke extsd, molding, dll, Anda bisa bergabung dengan grup K-Touch Apollo di Facebook: https://www.facebook.com/groups/KTouchApollo/, di sana membernya cukup aktif (Moezbro, Indra Dist, terdapat juga beberapa Custom ROM dan aplikasi lain yang layak Anda coba. Jika ada pertanyaan, Anda juga bisa bertanya kepada member grup tersebut tapi usahakan untuk mencari tahu terlebih dahulu postingan sebelumnya apakah sudah pernah dibahas jadi tidak ada pertanyaan berulang.
Download file yang dibutuhkan:
Root: Root + Supersu update K-Touch Apollo
CWM: Clockworkmod Recovery K-Touch Apollo
PurePerformances™X: bisa didownload di PurePerformances™X di xda developers.
Jumat, 13 Juni 2014
Memperbaiki hardisk rusak
Beberapa orang mengalami kendala hardisknya error atau mengalami
kesalahan yang di sebut badsector. Untuk kali ini saya akan sharing
tentang cara memperbaiki hardisk dengan tool yang sudah tersedia pasa
windows kita, apa manfaat tool ini? tool ini akan mengecek kerusakan dan
bisa menyembuhkan kesalahan yang terdapat pada hardisk kita seperti bad
sector, directory yang error, cross linked, dan juga lost clusters.
Lalu bagaimana menggunakan tool tersebut? baik saya kali ini akan
memandu anda dengan jelas, silahkan simak panduan berikut ini :
1. Untuk menjalankan tool silahkan buka Windows Explorer atau My computer
2. Kemudian silahkan pilih hardisk yang ingin anda cek kerusakannya.
3. Klik kanan pada hardisk kemudian "Properties" .
4. Pilih pada menu Tools dan langsung klik "Ceck Now.."
5. Klik start untuk menjalankannya.
Catatan :
jika ingin merepair kesalahan pada file sistem centang "check Automatically fix file system errors"
Untuk menemukan Badsector atau me-recover silahkan centang juga pada "Scan for and attempt recovery of bad sectors" kemudian klik start.
Jika ada pertanyaan pilih "ya", dan komputer anda akan restart otomatis untuk menjalankan Scandisk pada Hardisk anda.
Nah sangat mudah bukan untuk memperbaiki hardisk anda? cara ini terbukti efisien untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi pada hardisk. Cara ini hanya bisa di lakukan jika komputer atau laptop anda bisa melakukan booting saja, jika komputer sudah tidak bisa booting anda harus melepas hardisk pada komputer dan memasagnya ke komputer lain di karnakan mungkin terjadi kesalahan pada komputer awalnya.
Hanya itu yang bisa saya sampaikan, semoga bisa melakukannya dengan baik. Terimakasih atas kunjungannya dan jika ada pertannyaan silahkan tanya dan comment pada form di bawah.
1. Untuk menjalankan tool silahkan buka Windows Explorer atau My computer
2. Kemudian silahkan pilih hardisk yang ingin anda cek kerusakannya.
3. Klik kanan pada hardisk kemudian "Properties" .
4. Pilih pada menu Tools dan langsung klik "Ceck Now.."
5. Klik start untuk menjalankannya.
Catatan :
jika ingin merepair kesalahan pada file sistem centang "check Automatically fix file system errors"
Untuk menemukan Badsector atau me-recover silahkan centang juga pada "Scan for and attempt recovery of bad sectors" kemudian klik start.
Jika ada pertanyaan pilih "ya", dan komputer anda akan restart otomatis untuk menjalankan Scandisk pada Hardisk anda.
Nah sangat mudah bukan untuk memperbaiki hardisk anda? cara ini terbukti efisien untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi pada hardisk. Cara ini hanya bisa di lakukan jika komputer atau laptop anda bisa melakukan booting saja, jika komputer sudah tidak bisa booting anda harus melepas hardisk pada komputer dan memasagnya ke komputer lain di karnakan mungkin terjadi kesalahan pada komputer awalnya.
Hanya itu yang bisa saya sampaikan, semoga bisa melakukannya dengan baik. Terimakasih atas kunjungannya dan jika ada pertannyaan silahkan tanya dan comment pada form di bawah.
Minggu, 11 Mei 2014
Khasiat Buah Alpukat
Khasiat Buah Alpukat-,
Pada abad ke 19 bangsa belanda memperkenalkan buah alpukat kepada
indonesia. Buah ini berasal dari meksiko dan amerika tengah dan buah ini
berasal dari bahasa Aztek yaitu ahuacatl yang memang di tempat asal
buah ini terdapat suku aztek di daerah meksiko. Dari daun, buah, batang
sampai kulit pohon alpukat ini ada manfaatnya. Selain rasanya enak
ternyata buah ini memiliki kahsiat juga untuk kesehatan dan kecantikan.
Manfaat lainnya adalah bijinya untuk pewarna pakaian, batang pohonnya
bisa untuk kayu bakar, kulit pohonnya bisa untuk pewarna coklat untuk
pakaian yang terbuat dari kulit, buahnya bisa untuk bahan kosmetik dan
kecantikan serta daging buah alpukat bisa untuk mengobati sariawan dan
melembabkan kulit yang kering. Daun alpukat juga bisa digunakan untuk
mengobati darah tinggi, kencing batu, sakit kepala, nyeri lambung, nyeri
saraf, dan menstruasi yang tidak teratur. Biji buahnya juga bisa untuk
mengobati sakit gigi dan kencing manis.
Zat dan kandungan yang terdapat dalam buah alpukat:
Buah alpukat ini mengandung nutrisi yang
sangat tinggi, setidaknya memiliki 11 vitamin dan 14 mineral yang
bermanfaat bagi tubuh kita. Selain itu juga buah alpukat mengandung
lemak yang cukup tinggi tetapi anda tidak perlu khawatir karena lemak
ini merupakan lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh seperti lemak yang
terkandung dalam minyak zaitun. Lemak ini juga suka digunakan untuk
bahan sabun dan kosmetik. Berikut ini adalah kandungan lengkap dalam
buah alpukat:
- Vit A dan Vit E
- Kalium dan potasium
- Lemak tak jenuh
- Asam oleat
- Vitamin B6
- Zat besi
- Mineral mangan dan seng
Apa saja manfaat dan khasiat buah alpukat untuk kesehatan dan kecantikan?
- Khasiat buah alpukat untuk memelihara jantung -> Tingkat homocysteine yang tinggi bisa menaikkan resiko serangan jantung, dan kandungan B6 dan asam folat dalam buah alpukat bisa mengatur kadar homocysteine tersebut, selain itu juga kandungan Glutathione, vitamin E dan lemak tak jenuh membantu memelihara kesehatan tubuh.
- Khasiat buah alpukat untuk menurunkan kolesterol-> Senyawa beta-sitosterol yang terkandung dalam buah alpukat ini terbukti efektif mengurangi kadar kolesterol dalam darah.
- Khasiat buah alpukat untuk mengendalikan tekanan darah-> Buah alpukat bisa mengendalikan tekanan darah karena buah ini merupakan sumber kalium.
- Khasiat buah alpukat sebagai anti-inflamasi-> Resiko inflamasi dan degeneratif akan berkurang dengan mengkonsumsi buah alpukat karena mengandung senyawa polyphenols dan flavonoids yang berfungsi sebagai anti-inflamasi.
- Khasiat buah alpukat untuk kesehatan mata-> Buah alpukat juga merupakan sumber dari carotenoid insulin yang terkenal melindungi dari macular degeneration dan katarak.
- Khasiat buah alpikat untuk mengatur kadar gula darah-> Lemak tak jenuh yang ada dalam buah alpukat mampu membalikan resistensi insulin yang memebantu mengatur kadar gula dalam darah. Selain itu juga buah alpukat kaya akan serat larut yang menjaga kadar gula darah tetap stabil.
- Khasiat buah alpukat bisa mencegah cacat lahir-> Tingginya jumlah folat yang mencapai 23% jumlah harian folat dari secangkir alpukat sangat penting untuk pencegahan cacat lahir sperti kerusakan saraf.
- Khasiat buah alpukat untuk stroke-> Hal ini karena tingginya folat dalam buah alpukat yang mampu mengurangi resiko terkena stroke.
- Khasiat buah alpukat untuk kanker-> Menurut penelitian,buah alpukat ini bisa menghambat sel kanker prostat. selain itu juga asam oleat yang terkandung dalam buah alpukat bisa mencegah kanker payudara.
- Khasiat buah alpukat untuk melawan radikal bebas-> Anti-oksidan jenis glutation yang terkandung dalam buah alpukat mampu menahan radikal bebas dalam tubuh.
- Khasiat buah alpukat untuk mencegah penuaan dini-> Hal ini karena anti-oksidan dalam buah alpukat mampu menjaga kekebalan tubuh, memeperlambat penuaan, dan mendorong sistem saraf yang sehat.
- Khasiat bauh alpukat untuk bau mulut-> Buah alpukat merupakan pencuci mulut alami yang baik dan bisa membersihkan usus yang merupakan penyebab bau mulut.
- Khasiat buah alpukat untuk meningkatkan gizi-> Sebuah studi menunjukkan bahwa, ketika makan salad termasuk alpukat, makanan tersebut menyerap lima kali jumlah carotenoids (kelompok nutrisi yang mencakup beta carotene dan lycopene) daripada mereka yang tidak memakan alpukat.
- Khasiat buah alpukat untuk perawatan kulit-> Serat dalam buah alpukat ini mampu menjaga kulit dari iritasi dan membuat kulit menjadi lebih bersinar, makanya banyak produk kosmetik yang menggunakan buah alpukat.
- Khasiat buah alpukat untuk berat badan-> Biasanya buah-buahan mengandung 60-80 kalori per 100 gram tetapi buah alpukat memiliki 200 kalori sehingga sangat baik bagi orang yang ingin menambah berat badan.
Demikianlah kami jelaskan apa saja
kandungan dan khasiat buah alpukat bagi kesehatan anda. Ternyata banyak
manfaatnya juga kan? Untuk itulah biasakan konsumsi buah-buahan ini
seiring dengan makanan-makanan cepat saji yang mengandung bahan kimia
semakin merebak dan dengan cara mengkonsumsi buah buahan seperti inilah
kita menjaga tubuh kita agar sehat dan tidak terkena penyakit yang
serius. Mudah-mudahan artikel ini ada manfaatnya buat anda semua. TERIMA
KASIH
Kamis, 01 Mei 2014
Gejala asam urat dan penyebabnya
Gejala penyakit asam urat terjadi karena menumpuknya zat purin di dalam tubuh secara berlebihan
dan zat purin ini selanjutnya diolah oleh tubuh sehingga menghasilkan
asam urat, namun karena produksi asam urat dalam tubuh terlalu
berlebihan maka berakibat gangguan pada ginjal yaitu ginjal tidak dapat
mengeluarkan asam urat secara baik sehingga asam urat yang berbentuk
kristal akan menumpuk di bagian persendian, dan berakibat terjadinya
rasa nyeri di bagian sendi, bengkak dan juga meradang.
Zat purin itu sendiri berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi seperti makanan yang berasal dari tubuh mahluk hidup, buah-buahan dan sayuran, kesimpulannya asam urat yaitu penyakit yang ditimbulkan karena sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang setiap hari kita konsumsi, dan secara umum penyakit asam urat ini terjadi pada usia lanjut karena menumpuknya zat purin berlebihan di dalam tubuh, serta biasanya orang yang menderita penyakit asam urat juga mengalami penyakit lainnya seperti, diabetes, penyakit ginjal atau hipertensi, jika penyakit asam urat dibiarkan berlarut-larut akan mengakibatkan terjadinya penyakit batu ginjal dan berlajut menjadi gagal ginjal.
Kadar asam urat normal pada wanita adalah berkisar antara 2,6 sampai 6 mg/dl sedangkan untuk pria kadar asam urat normal berkisar antara 3,5 sampai 7 mg/dl, untuk mengetahui berapa kadar asam urat anda bisa periksakan di klinik atau laboratorium.
Beberapa gejala asam urat yang biasa dialami oleh penderita penyakit asam urat:
Zat purin itu sendiri berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi seperti makanan yang berasal dari tubuh mahluk hidup, buah-buahan dan sayuran, kesimpulannya asam urat yaitu penyakit yang ditimbulkan karena sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang setiap hari kita konsumsi, dan secara umum penyakit asam urat ini terjadi pada usia lanjut karena menumpuknya zat purin berlebihan di dalam tubuh, serta biasanya orang yang menderita penyakit asam urat juga mengalami penyakit lainnya seperti, diabetes, penyakit ginjal atau hipertensi, jika penyakit asam urat dibiarkan berlarut-larut akan mengakibatkan terjadinya penyakit batu ginjal dan berlajut menjadi gagal ginjal.
Kadar asam urat normal pada wanita adalah berkisar antara 2,6 sampai 6 mg/dl sedangkan untuk pria kadar asam urat normal berkisar antara 3,5 sampai 7 mg/dl, untuk mengetahui berapa kadar asam urat anda bisa periksakan di klinik atau laboratorium.
Beberapa gejala asam urat yang biasa dialami oleh penderita penyakit asam urat:
- Pada waktu pagi yaitu pada saat bangun tidur dan pada waktu malam hari biasanya persendian terasa nyeri.
- Rasa nyeri pada sendi biasanya terjadi berulang kali.
- Tanda yang ditimbulkan seperti rasa nyeri di persendian, linu, ngilu, kesemutan, membengkak dan meradang berwarna kemerahan.
- Nyeri di persendian biasanya terjadi di bagian seperti jari tangan, jari kaki, pergelangan tangan, siku, tumit dan dengkul.
- Untuk kasus yang lebih parah persendian akan mengalami sakit saat mengalami pergerakan.
- Untuk penderita seperti gejala diatas sebaiknya memeriksakan di laboratorium untuk hasil yang lebih akurat.
- Makanan jeroan: hati, otak, babat, ginjal, limpa, usus,dan paru.
- Daging: daging sapi, daging kuda dan daging kambing.
- Ekstrak daging: dendeng dan abon.
- Seafood: kepiting, cumi-cumi, kerang, sotong, remis, ikan sarden, ikan teri, tiram, udang.
- Bebek: kalkun dan angsa.
- Makanan kaleng: sarden, kornet sapi dll.
- Buah-buahan: nanas dan durian.
- Sayuran: bayam, buncis, kembang kol, jamur kuping, daun pepaya, daun singkong, kangkung dan asparagus.
- Kacang-kacangan: kacang tanah, tauge, kacang hijau, melinjo, emping, kacang kedelai termasuk kedelai olahan seperti tempe,susu kedelai, oncom dan tauco.
- Makanan gorengan, makanan yang dimasak dengan mentega atau margarin, makanan bersantan.
- Makanan yang mengandung lemak dan protein tinggi.
- Keju, kaldu, kuah daging yang kental, es krim, air kelapa dan telur.
- Hindarilah makanan yang dapat memicu terbentuknya asam urat seperti makanan jeroan, makanan laut, makanan kaleng, telur, kuah daging kental dan kaldu.
- Hindari buah-buahan seperti: nanas, alpukat, durian dan air kelapa.
- Hindari makanan seperti melinjo, emping, bayam, kangkung, asparagus, buncis, daun singkong, daun jambu mete dan kembang kol.
- Hindari kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai beserta kedelai olahan seperti tempe susu kedelai, tauco, oncom dan tauge.
- Makanlah buah-buahan dan sayuran seperti belimbing wuluh, buah naga, jahe, sawi putih, sawi hijau, tomat dan serai yang bermanfaat untuk mengobati asam urat.
- Untuk orang yang gemuk dianjurkan untuk menurunkan berat badan karena biasanya asam urat cepat naik sedangkan pengeluarannya kurang.
- Banyak minum air putih karena dapat membantu mengeluarkan zat purin di dalam tubuh.
- Hindari minuman yang mengandung alkohol.
- Banyak mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, strawberry, pepaya.
- Buah-buahan dan sayuran yang dapat membantu mengobati asam urat seperti buah naga, belimbing wuluh, sawi putih, sawi hijau, tomat, jahe dll.
- Makanlah makanan yang banyak mengandung potasium seperti pisang, yughurt dan kentang.
- Banyaklah mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti roti, singkong, ubi dan nasi.
- Mengurangi mengkonsumsi permen, gula, sirup, arum manis, gulali.
- Untuk orang gemuk sebaiknya menurunkan berat badan
- Hindari minum obat aspirin
- Hindari bekerja terlalu keras
- Olahraga secara cukup.
- Minum air putih 8 gelas sehari.
Jumat, 26 Agustus 2011
Minal Aidin Walfaidzin
Ketika lisan tak terjaga, ketika janji terlupakan, ketika sikap tidak berkenan, ketika ku fikir yg bukan2, tercipta sesal, luka n salah padamu.
Di hari nan fitri n penuh kemenangan ini,Aku mohon ma'af atas segala salah dan khilafku padamu.
Selamat hari raya idul fitri 1 Syawal 1432 H minal aidzin walfaidzin mohon ma'af lahir dan Batin

Di hari nan fitri n penuh kemenangan ini,Aku mohon ma'af atas segala salah dan khilafku padamu.
Selamat hari raya idul fitri 1 Syawal 1432 H minal aidzin walfaidzin mohon ma'af lahir dan Batin
Kamis, 25 Agustus 2011
Lebaran
Hari ini adalah minggu terakhir bulan Ramadhan, Lebaran sudah didepan mata, kubayangkan suara gema takbir menggema yang bisa terdengar sampai ke seantero negeri. Suara takbir yg merdu yang terlantun indah, begitu menggetarkan dada setiap manusia yang beriman. Harusnya lebaran adalah waktu yang membahagiakan bagi seluruh umat islam.
Seharusnya lebaran adalah hari kebahagiaan. Setelah satu bulan penuh menunaikan ibadah puasa, akhirnya tiba jua hari kemenangan yang dinantikan. Semua orang bersuka cita. Saling mengunjungi, saling bermaafan, saling berucap selamat dan saling mendoakan. Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima segala amal ibadah kita. Menyambung silaturrahim dengan sanak saudara, tetangga dan teman-teman. Dengan pakaian baru dan kue-kue lezat terhidang di meja.
Aku teringat bagaimana aku dengan setengah memaksa meminta kepada ayah untuk membelikan baju baru kepada ayahku, "Pak.. aku mau baju baru ya Lebaran ini" ucapku kepada ayah, karena lebaran ini adalah tahun ke tiga aku rayakan tanpa mengenakan baju baru.
Sebenarnya bapak, sungguh menyayangi kami sekeluarga, bapak giat mencari nafkah agar aku bisa bersekolah, tapi mungkin aku yang tidak tau bersyukur dan banyak menuntut kepada bapak untuk bisa membelikan aku dan adiku baju baru pada Idul Fitri ini, sebuah keinginan wajar untuk orang yang berpunya, tapi bagiku dan adiku itu adalah sebuah imajinasi yang terlalu mewah, ayah selalu beralasan ini ulah pemerintah yang seenaknya sendiri, jadi kami yang menanggung bebannya.
Aku yang masih belum mengerti urusan politik atau urusan negara yang njelimet hanya menyimpan kepedihan karena ayah belum mampu membelikan aku dan adikku pakaian baru, aku dan adik berusaha selalu bersabar dan menerima, apa pun yang diberikan Allah kepada kami.
Aku hanya selalu berdoa, dan memohon kepada Allah sesuai nasihat Ayah "Iman seorang mukmin akan tampak di saat ia menghadapi ujian. Di saat ia totalitas dalam berdoa tapi ia belum melihat pengaruh apapun dari doanya. Ketika, ia tetap tidak merubah keinginan dan harapannya, meski sebab-sebab untuk putus asa semakin kuat. Itu semua dilakukan seseorang karena keyakinannya bahwa hanya Allah saja yang paling tahu apa yang lebih maslahat untuk dirinya. Ia yakin bahwa dengan ujian itu, Allah ingin melihat tingkatan kesabaran dan keimanannya. Ia yakin bahwa dengan keadaan itu, Allah swt menghendaki hatinya menjadi luruh dan pasrah kepada-Nya. Atau, boleh jadi melalui ujian itu, Allah menghendaki dirinya untuk lebih banyak lagi berdoa sehingga ia lebih dekat lagi dengan-Nya melalui doa-doanya."
Tiba-tiba kepedihan di dada ku semakin memuncak, dan air mata ini tidak bisa diajak kompromi mengalir pada kedua pipiku, karena aku ingin sekali memiliki baju baru pada lebaran ini, Aku pun terlena pada kenangan lalu, di mana ayah masih jaya sebagai buruh pada suatu pabrik plastik. Dulu setiap lebaran rumah kami meriah, banyak makanan, baju baru dan lainnya. Hal itu hanya membawa kepedihan dan penyesalan yang dalam.
"Ayah mau kemana?" tanyaku kepada ayah, "Mau narik cari rejeki." jawab ayah singkat, "Yah jangan lupa ya aku di beliin baju baru" ungkapku, ayah hanya menjawab dengan anggukan pelan. Aku tertegun. Anggukan ayah membuatku merasa bersalah. Ya Gusti Allah... ampuni aku yang selalu menyusahkan Ayah.
Sore itu ayah pulang dengan muka sumringah, "Yanto..." panggil ayah kepadaku, "Ada apa yah" tanyaku kepada ayah. Ini nak, alhamdulillah ayah dapat rezeki nak, kamu bisa beli baju lebaran" kata ayah sambil menyodorkan uang 300.000, "Ini dari mana yah uangnya" tanya aku kepada ayah. "Tadi becak ayah di sewa orang untuk pindahan, alhamdulillah orang itu baik dan memberi ayah lebih nak" begitu lah carita ayah, dan aku pun bisa tersenyum sumringah, karena baju yang kuimpikan bisa aku beli
Keseokan harinya kami sekeluarga naik becak ayah pergi ke pasar, hal ini adalah hal yang sangat indah, walau kami tidak mempunyai mobil seperti orang kaya, naik becak sekeluarga adalah hal yang jarang terjadi, tapi kali ini ayah mengantar kami ke pasar untuk membelikan aku dan adikku sebuah baju baru.
Adikku memilih baju atas bawah dengan motif senada. Cocok sekali untuk dia yang masih duduk di bangku SD. Kebanyakan anak-anak seusia adikku memang lebih suka memakai baju stelan. Ibuku langsung menanyakan harga baju yang kami pilih. Agak lama aku menunggu ibuku tawar-menawar harga dengan pemilik toko. Tapi untungnya ibu berhasil membeli baju itu dengan harga yang lumayan terjangkau. Aku sangat bahagia.
"Ibu tidak sekalian membeli baju baru?" tanyaku pada ibu. "Baju baru tidak penting bagi ibu, Yang penting hati kita diperbarui lagi untuk dapat lebih dekat dengan-Nya. Melihat kamu dan adikmu senang itu sudah cukup bagi ibu," ibu menjawab lirih, sambil menasihatiku. Ayah tadi tidak mengantar kami belanja, ayah bilang dia mau narik becak dulu, nanti pulangnya d tunggu di pangkalan becak tempat ayah mangkal di pasar itu.
Setelah berputar-putar di pasar agak lama untuk menemukan baju serta berbelanja keperluan untuk menyambut lebaran, aku, adik dan ibu menuju pangkalan beca tempat ayah biasa mangkal, kulihat ayah belum tiba di sana, kami pun menunggu dengan sabar, " Bu itu ayah" ucapku sambil melihat kesebrang jalan, dan kulambaikan tangan memanggil ayah.
"Ayah..." ucapku sambil setengah berteriak, ayah dengan wajah yang riang, berusaha mengayuh becaknya dengan kencang, seakan tidak sabar menjemput kami, "Tin...............Brak..." sebuah truk pengangkut pasir menabrak ayah. Seketika tubuh ayah ambruk ke tanah. Penuh darah bercucuran. Adikku menangis kencang. Orang-orang sekitar berlarian menuju tempat kejadian. Mereka semua mengerumuni ayah.
Dan ayah dibawa ke rumah sakit, oleh sopir truk itu, aku, ibu dan adikku menunggui aku di rumah sakit itu, Allahu akbar... Allahu akbar... Allahu akbar... La ilaha illallah wallahu akbar... Allahu akbar walillahilhamd... Suara takbir dan tahmid mengiringi hari itu yang bertepatan dengan malam takbiran.
Akupun berdoa kepada Allah "Ya Allah ya Tuhanku, tolong jangan kau ambil ayahku tercinta, aku sayang kepadanya, tiada orang yang paling baik sedunia selain Ayah". Dan dokter rumah sakit itu menghampiri ibu, "Bu, kondisi bapak alhamdulillah tidak apa-apa, hanya tangan kanannya patah, mungkin besok pun sudah bisa pulang" jelas dokter kepada ibu.
Esoknya ketika lebaran tiba aku dan adiku menjenguk ayah di rumah sakit, baju yang baru yang niatnya kupakai untuk bersilahturahmi kepada saudara dan tetangga, kupakai untuk membawa ayah pulang. Di depan ayah aku mencium tangan, dan bersyukur kepada Allah bahwa lebaran ini aku masih diberi kesempatan bersama ayah ku yang tercinta. "Ayah aku tidak terlalu butuh baju baru, aku bersyukur ayah masih ada di sisi kami". Dan ku lihat ayah tersenyum haru. Kesehatan dan keberadaan Ayah adalah hadiah Idul Fitri ku dari Allah yang paling berharga. Dan akupun berdoa memanjat syukur yang tak terkira.
"Ya Tuhanku, berilah aku kekuatan untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhoi, serta memasukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh. Kasihilah kami wahai Yang Maha Penyayang diantara para penyayang." Amiin.
Firman Allah SWT (QS. Al Baqarah:152) :
فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Seharusnya lebaran adalah hari kebahagiaan. Setelah satu bulan penuh menunaikan ibadah puasa, akhirnya tiba jua hari kemenangan yang dinantikan. Semua orang bersuka cita. Saling mengunjungi, saling bermaafan, saling berucap selamat dan saling mendoakan. Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima segala amal ibadah kita. Menyambung silaturrahim dengan sanak saudara, tetangga dan teman-teman. Dengan pakaian baru dan kue-kue lezat terhidang di meja.
Aku teringat bagaimana aku dengan setengah memaksa meminta kepada ayah untuk membelikan baju baru kepada ayahku, "Pak.. aku mau baju baru ya Lebaran ini" ucapku kepada ayah, karena lebaran ini adalah tahun ke tiga aku rayakan tanpa mengenakan baju baru.
Sebenarnya bapak, sungguh menyayangi kami sekeluarga, bapak giat mencari nafkah agar aku bisa bersekolah, tapi mungkin aku yang tidak tau bersyukur dan banyak menuntut kepada bapak untuk bisa membelikan aku dan adiku baju baru pada Idul Fitri ini, sebuah keinginan wajar untuk orang yang berpunya, tapi bagiku dan adiku itu adalah sebuah imajinasi yang terlalu mewah, ayah selalu beralasan ini ulah pemerintah yang seenaknya sendiri, jadi kami yang menanggung bebannya.
Aku yang masih belum mengerti urusan politik atau urusan negara yang njelimet hanya menyimpan kepedihan karena ayah belum mampu membelikan aku dan adikku pakaian baru, aku dan adik berusaha selalu bersabar dan menerima, apa pun yang diberikan Allah kepada kami.
Aku hanya selalu berdoa, dan memohon kepada Allah sesuai nasihat Ayah "Iman seorang mukmin akan tampak di saat ia menghadapi ujian. Di saat ia totalitas dalam berdoa tapi ia belum melihat pengaruh apapun dari doanya. Ketika, ia tetap tidak merubah keinginan dan harapannya, meski sebab-sebab untuk putus asa semakin kuat. Itu semua dilakukan seseorang karena keyakinannya bahwa hanya Allah saja yang paling tahu apa yang lebih maslahat untuk dirinya. Ia yakin bahwa dengan ujian itu, Allah ingin melihat tingkatan kesabaran dan keimanannya. Ia yakin bahwa dengan keadaan itu, Allah swt menghendaki hatinya menjadi luruh dan pasrah kepada-Nya. Atau, boleh jadi melalui ujian itu, Allah menghendaki dirinya untuk lebih banyak lagi berdoa sehingga ia lebih dekat lagi dengan-Nya melalui doa-doanya."
Tiba-tiba kepedihan di dada ku semakin memuncak, dan air mata ini tidak bisa diajak kompromi mengalir pada kedua pipiku, karena aku ingin sekali memiliki baju baru pada lebaran ini, Aku pun terlena pada kenangan lalu, di mana ayah masih jaya sebagai buruh pada suatu pabrik plastik. Dulu setiap lebaran rumah kami meriah, banyak makanan, baju baru dan lainnya. Hal itu hanya membawa kepedihan dan penyesalan yang dalam.
"Ayah mau kemana?" tanyaku kepada ayah, "Mau narik cari rejeki." jawab ayah singkat, "Yah jangan lupa ya aku di beliin baju baru" ungkapku, ayah hanya menjawab dengan anggukan pelan. Aku tertegun. Anggukan ayah membuatku merasa bersalah. Ya Gusti Allah... ampuni aku yang selalu menyusahkan Ayah.
Sore itu ayah pulang dengan muka sumringah, "Yanto..." panggil ayah kepadaku, "Ada apa yah" tanyaku kepada ayah. Ini nak, alhamdulillah ayah dapat rezeki nak, kamu bisa beli baju lebaran" kata ayah sambil menyodorkan uang 300.000, "Ini dari mana yah uangnya" tanya aku kepada ayah. "Tadi becak ayah di sewa orang untuk pindahan, alhamdulillah orang itu baik dan memberi ayah lebih nak" begitu lah carita ayah, dan aku pun bisa tersenyum sumringah, karena baju yang kuimpikan bisa aku beli
Keseokan harinya kami sekeluarga naik becak ayah pergi ke pasar, hal ini adalah hal yang sangat indah, walau kami tidak mempunyai mobil seperti orang kaya, naik becak sekeluarga adalah hal yang jarang terjadi, tapi kali ini ayah mengantar kami ke pasar untuk membelikan aku dan adikku sebuah baju baru.
Adikku memilih baju atas bawah dengan motif senada. Cocok sekali untuk dia yang masih duduk di bangku SD. Kebanyakan anak-anak seusia adikku memang lebih suka memakai baju stelan. Ibuku langsung menanyakan harga baju yang kami pilih. Agak lama aku menunggu ibuku tawar-menawar harga dengan pemilik toko. Tapi untungnya ibu berhasil membeli baju itu dengan harga yang lumayan terjangkau. Aku sangat bahagia.
"Ibu tidak sekalian membeli baju baru?" tanyaku pada ibu. "Baju baru tidak penting bagi ibu, Yang penting hati kita diperbarui lagi untuk dapat lebih dekat dengan-Nya. Melihat kamu dan adikmu senang itu sudah cukup bagi ibu," ibu menjawab lirih, sambil menasihatiku. Ayah tadi tidak mengantar kami belanja, ayah bilang dia mau narik becak dulu, nanti pulangnya d tunggu di pangkalan becak tempat ayah mangkal di pasar itu.
Setelah berputar-putar di pasar agak lama untuk menemukan baju serta berbelanja keperluan untuk menyambut lebaran, aku, adik dan ibu menuju pangkalan beca tempat ayah biasa mangkal, kulihat ayah belum tiba di sana, kami pun menunggu dengan sabar, " Bu itu ayah" ucapku sambil melihat kesebrang jalan, dan kulambaikan tangan memanggil ayah.
"Ayah..." ucapku sambil setengah berteriak, ayah dengan wajah yang riang, berusaha mengayuh becaknya dengan kencang, seakan tidak sabar menjemput kami, "Tin...............Brak..." sebuah truk pengangkut pasir menabrak ayah. Seketika tubuh ayah ambruk ke tanah. Penuh darah bercucuran. Adikku menangis kencang. Orang-orang sekitar berlarian menuju tempat kejadian. Mereka semua mengerumuni ayah.
Dan ayah dibawa ke rumah sakit, oleh sopir truk itu, aku, ibu dan adikku menunggui aku di rumah sakit itu, Allahu akbar... Allahu akbar... Allahu akbar... La ilaha illallah wallahu akbar... Allahu akbar walillahilhamd... Suara takbir dan tahmid mengiringi hari itu yang bertepatan dengan malam takbiran.
Akupun berdoa kepada Allah "Ya Allah ya Tuhanku, tolong jangan kau ambil ayahku tercinta, aku sayang kepadanya, tiada orang yang paling baik sedunia selain Ayah". Dan dokter rumah sakit itu menghampiri ibu, "Bu, kondisi bapak alhamdulillah tidak apa-apa, hanya tangan kanannya patah, mungkin besok pun sudah bisa pulang" jelas dokter kepada ibu.
Esoknya ketika lebaran tiba aku dan adiku menjenguk ayah di rumah sakit, baju yang baru yang niatnya kupakai untuk bersilahturahmi kepada saudara dan tetangga, kupakai untuk membawa ayah pulang. Di depan ayah aku mencium tangan, dan bersyukur kepada Allah bahwa lebaran ini aku masih diberi kesempatan bersama ayah ku yang tercinta. "Ayah aku tidak terlalu butuh baju baru, aku bersyukur ayah masih ada di sisi kami". Dan ku lihat ayah tersenyum haru. Kesehatan dan keberadaan Ayah adalah hadiah Idul Fitri ku dari Allah yang paling berharga. Dan akupun berdoa memanjat syukur yang tak terkira.
"Ya Tuhanku, berilah aku kekuatan untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhoi, serta memasukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh. Kasihilah kami wahai Yang Maha Penyayang diantara para penyayang." Amiin.
Firman Allah SWT (QS. Al Baqarah:152) :
فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Senin, 22 Agustus 2011
Syaitan menyesatkan
Dalam sebuah hadis ada menceritakan tentang dua orang saudara, seorang darinya kuat beribadat kepada Allah sedangkan seorang lagi selalu berbuat maksiat dan kejahatan.
Pada suatu hari saudara yang kuat beramal ibadat kepada Allah telah bercita-cita untuk melihat Iblis di tempat ibadatnya. Suatu hari ketika dia sedang duduk bersendirian maka datanglah syaitan kepadanya dengan berkata: “Sayang sekali engkau, engkau telah menghabiskan dan mensia-siakan empat puluh tahun umurmu kerana itu rasakan keindahan dunia dan jamulah kehendak dan keinginan engkau. Kemudian kembalilah engkau bertaubat serta membuat ibadat kepada Allah pula. Jadi tiadalah engkau merugi dalam dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun lagi Penyayang.”
Mendengar kata-kata iblis yang lembut itu maka hati dan pendiriannya telah berubah, katanya: “Benar juga kata-kata syaitan itu, aku telah merugikan diriku sendiri beberapa lama. Baiklah aku turun ke bawah mendapatkan saudaraku supaya aku dapat bersama-samanya memuaskan nafsu keinginan dan keduniaan selama dua puluh tahun, kemudian aku akan bertaubat dan kembali beribadat kepada Allah di dalam umurku yang dua puluh tahun lagi itu.”
Selepas dari itu dia pun turun ke bawah dengan niat untuk melakukan kejahatan dan kemaksiatan kepada Allah. Dalam pada itu saudaranya yang seorang lagi (Pendurhaka) yang selalu di dalam kancah kemaksiatan dan kejahatan itu mula menyedari kesilapan yang telah dilalukannya. Pada suatu hari dia mendapati dirinya di dalam seburuk-buruk keadaan. Dilihatnya badannya serta pakaiannya telah kotor berlumuran dengan najis serta terlantar pula di atas debu tanah. Sewaktu dia sadar itu, maka berkatalah hatinya: “Oh… sia-sianya. Oh.. ruginya aku. Sudah habis umurku di dalam dunia maksiat, aku telah merosakkan diri sendiri serta bodoh, sedangkan saudaraku itu sedang beribadat kepada Allah dan akan memperolehi syurga Allah. Tetapi aku.. nerakalah tempat tinggalku. Demi Allah, aku bertaubat aku akan naik ke atas bersama saudaraku untuk mengerjakan ibadat dan berbakti kepada Allah. Semoga Allah akan mengampuni segala dosanya.”
Maka diapun naiklah ke atas dengan niat untuk bertaubat sedangkan saudaranya itu pula turun dengan niat untuk melakukan kerja-kerja maksiat dan kerja-kerja yang dimurkai Allah. Tiba-tiba sewaktu dia hendak turun maka dia tergelincir kakinya lalu jatuh ke atas adiknya . Akhirnya keduanya mati di situ juga.
Di hari akhirat nanti kedua saudara itu akan dibangkitkan menurut niatnya. Yaitu yang ahli ibadah akan di bangkitkan atas niat maksiat sedamgkan adiknya akan di bangkitkan atas niat berbakti kepada Allah sebagaimana sabda Nabi saw : “Akan di bangkitkan tiap-tiap hamba menurut keadaan matinya.” (Baik atau Buruk).
Di samping itu anggaplah syaitan itu sebagai musuh selama-lamanya sebagaimana firman Allah : “Sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagi kamu.”
Semua orang tahu syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kita semua, tetapi adakah semua orang tahu bahawa hari ini paling ramai orang-orang mengikuti langkah-langkah syaitan.
Hari ini syaitan merajalela dengan berbagai kegiatan maksiatnya, diantaranya syaitan telah mempunyai ahlinya yang paling banyak kalau dibandingkan dengan orang-orang Islam hari ini. Tempat-tempat judi, kelab-kelab malam, dan lain sebagainya.
Pada suatu hari saudara yang kuat beramal ibadat kepada Allah telah bercita-cita untuk melihat Iblis di tempat ibadatnya. Suatu hari ketika dia sedang duduk bersendirian maka datanglah syaitan kepadanya dengan berkata: “Sayang sekali engkau, engkau telah menghabiskan dan mensia-siakan empat puluh tahun umurmu kerana itu rasakan keindahan dunia dan jamulah kehendak dan keinginan engkau. Kemudian kembalilah engkau bertaubat serta membuat ibadat kepada Allah pula. Jadi tiadalah engkau merugi dalam dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun lagi Penyayang.”
Mendengar kata-kata iblis yang lembut itu maka hati dan pendiriannya telah berubah, katanya: “Benar juga kata-kata syaitan itu, aku telah merugikan diriku sendiri beberapa lama. Baiklah aku turun ke bawah mendapatkan saudaraku supaya aku dapat bersama-samanya memuaskan nafsu keinginan dan keduniaan selama dua puluh tahun, kemudian aku akan bertaubat dan kembali beribadat kepada Allah di dalam umurku yang dua puluh tahun lagi itu.”
Selepas dari itu dia pun turun ke bawah dengan niat untuk melakukan kejahatan dan kemaksiatan kepada Allah. Dalam pada itu saudaranya yang seorang lagi (Pendurhaka) yang selalu di dalam kancah kemaksiatan dan kejahatan itu mula menyedari kesilapan yang telah dilalukannya. Pada suatu hari dia mendapati dirinya di dalam seburuk-buruk keadaan. Dilihatnya badannya serta pakaiannya telah kotor berlumuran dengan najis serta terlantar pula di atas debu tanah. Sewaktu dia sadar itu, maka berkatalah hatinya: “Oh… sia-sianya. Oh.. ruginya aku. Sudah habis umurku di dalam dunia maksiat, aku telah merosakkan diri sendiri serta bodoh, sedangkan saudaraku itu sedang beribadat kepada Allah dan akan memperolehi syurga Allah. Tetapi aku.. nerakalah tempat tinggalku. Demi Allah, aku bertaubat aku akan naik ke atas bersama saudaraku untuk mengerjakan ibadat dan berbakti kepada Allah. Semoga Allah akan mengampuni segala dosanya.”
Maka diapun naiklah ke atas dengan niat untuk bertaubat sedangkan saudaranya itu pula turun dengan niat untuk melakukan kerja-kerja maksiat dan kerja-kerja yang dimurkai Allah. Tiba-tiba sewaktu dia hendak turun maka dia tergelincir kakinya lalu jatuh ke atas adiknya . Akhirnya keduanya mati di situ juga.
Di hari akhirat nanti kedua saudara itu akan dibangkitkan menurut niatnya. Yaitu yang ahli ibadah akan di bangkitkan atas niat maksiat sedamgkan adiknya akan di bangkitkan atas niat berbakti kepada Allah sebagaimana sabda Nabi saw : “Akan di bangkitkan tiap-tiap hamba menurut keadaan matinya.” (Baik atau Buruk).
Di samping itu anggaplah syaitan itu sebagai musuh selama-lamanya sebagaimana firman Allah : “Sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagi kamu.”
Semua orang tahu syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kita semua, tetapi adakah semua orang tahu bahawa hari ini paling ramai orang-orang mengikuti langkah-langkah syaitan.
Hari ini syaitan merajalela dengan berbagai kegiatan maksiatnya, diantaranya syaitan telah mempunyai ahlinya yang paling banyak kalau dibandingkan dengan orang-orang Islam hari ini. Tempat-tempat judi, kelab-kelab malam, dan lain sebagainya.
Minggu, 21 Agustus 2011
Cara mengembangkan otak kanan
Pernahkah kita (bahkan sering) tidak percaya diri bahwa kita KREATIF? Itu hanyalah anggapan yang justru menenggelamkan kepercayaan diri kita untuk bertindak kreatif! Berpikir dan bertindak kreatif adalah suatu upaya untuk menggunakan otak kanan (hemispher otak sebelah kanan) secara lebih aktif. Selama ini, kebanyakan orang hanya menggunakan otak kiri-nya yang berkaitan dengan bahasa, logika, dan simbol simbol dan diarahkan pada pemikiran linear dan vertical (dari satu kesimpulan logis ke kesimpulan logis lainnya).
Secara lebih seimbang, otak kanan yang berkaitan dengan fungsi-fungsi emosi, intuitif, dan spasial serta bekerja berdasarkan kaleidoskop dan berpikir lateral (mempertimbangkan masalah dari semua sisi dan sampai pada hal yang berbeda) merupakan bagian otak yang berperan penting dalam kreatifitas.
Otak kanan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang tidak konvensional, tidak sistematis, dan tidak terstruktur. Hal ini tidak berarti hasil pemikiran otak kanan merupakan sesuatu yang sembarangan, namun hasil pemikiran otak kanan berkaitan dengan sesuatu yang baru, yang tidak biasa, dan berbeda dari apa yang ada sebelumnya.
Berikut 8 cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan otak kanan:
1. Selalu bertanya; “Apakah ada cara lain..??” “Dengan begitu, otak kita dipacu untuk mencari alternative-alternatif terbaik!”
2. Menentang kebiasaan, rutinitas, dan tradisi. “nih dia gan,, wajar aja seorang entrepreneur pasti punya latar belakang yang tidak biasa dan menentang tradisi!”
3. Memainkan permainan – permainan mental, berusaha melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ayo gan main rubik! Ngelatih otak n emosi banget tuh!”
4. Menyadari bahwa ada lebih dari 1 jawaban yang benar. “Ini gak boleh dilakukan bagi anak SMA yang sedang ujian pilihan ganda! Karena hanya; PILIHLAH SATU JAWABAN YANG BENAR!”
5. Melihat masalah sebagai batu loncatan untuk menemukan ide-ide baru. “Kalau dapet masalahnya terlalu banayak dan berat, berarti sedang di Uji sama yang DI ATAS! Mending segera tobat n banyak berdo’a deh.. hehe”
6. Melihat kesalahan dan kegagalan sebagai sarana untuk memperoleh keberhasilan. “Jangan dikit – dikit ngeluuuuuuuuh aja kerjaanya! Gak guna!”
7. Menghubungkan ide-ide yang tidak berhubungan untuk menemukan solusi yang baru dan inovatif. “Jangankan menghubungkan ide, ber-ide aja susah.. yang ada juga copas ide!”
8. Memiliki “keteramplian helicopter” yaitu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.
Secara lebih seimbang, otak kanan yang berkaitan dengan fungsi-fungsi emosi, intuitif, dan spasial serta bekerja berdasarkan kaleidoskop dan berpikir lateral (mempertimbangkan masalah dari semua sisi dan sampai pada hal yang berbeda) merupakan bagian otak yang berperan penting dalam kreatifitas.
Otak kanan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang tidak konvensional, tidak sistematis, dan tidak terstruktur. Hal ini tidak berarti hasil pemikiran otak kanan merupakan sesuatu yang sembarangan, namun hasil pemikiran otak kanan berkaitan dengan sesuatu yang baru, yang tidak biasa, dan berbeda dari apa yang ada sebelumnya.
Berikut 8 cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan otak kanan:
1. Selalu bertanya; “Apakah ada cara lain..??” “Dengan begitu, otak kita dipacu untuk mencari alternative-alternatif terbaik!”
2. Menentang kebiasaan, rutinitas, dan tradisi. “nih dia gan,, wajar aja seorang entrepreneur pasti punya latar belakang yang tidak biasa dan menentang tradisi!”
3. Memainkan permainan – permainan mental, berusaha melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ayo gan main rubik! Ngelatih otak n emosi banget tuh!”
4. Menyadari bahwa ada lebih dari 1 jawaban yang benar. “Ini gak boleh dilakukan bagi anak SMA yang sedang ujian pilihan ganda! Karena hanya; PILIHLAH SATU JAWABAN YANG BENAR!”
5. Melihat masalah sebagai batu loncatan untuk menemukan ide-ide baru. “Kalau dapet masalahnya terlalu banayak dan berat, berarti sedang di Uji sama yang DI ATAS! Mending segera tobat n banyak berdo’a deh.. hehe”
6. Melihat kesalahan dan kegagalan sebagai sarana untuk memperoleh keberhasilan. “Jangan dikit – dikit ngeluuuuuuuuh aja kerjaanya! Gak guna!”
7. Menghubungkan ide-ide yang tidak berhubungan untuk menemukan solusi yang baru dan inovatif. “Jangankan menghubungkan ide, ber-ide aja susah.. yang ada juga copas ide!”
8. Memiliki “keteramplian helicopter” yaitu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.
Rabu, 17 Agustus 2011
Wanita pemerah susu dan anak gadisnya
Pada zaman pemerintahan Umar bin Khaththab hiduplah seorang janda miskin bersama seorang anak gadisnya di sebuah gubuk tua di pinggiran kota Mekah.
Keduanya sangat rajin beribadah dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Setiap pagi,
selesai salat subuh, keduanya memerah susu kambing di kandang. Penduduk kota Mekah
banyak yang menyukai susu kambing wanita itu karena mutunya yang baik.
Pada suatu malam, Khalifah Umar ditemani pengawalnya berkeliling negeri untuk melihat dari dekat keadaan hidup dan kesejahteraan rakyatnya.
Setelah beberapa saat berkeliling,
sampailah khalifah di pinggiran kota Mekah. Beliau tertarik melihat sebuah gubuk kecil dengan cahaya yang masih tampak dari dalamnya yang menandakan bahwa penghuninya belum tidur.
Khalifah turun dari kudanya, lalu mendekati gubuk itu. Samar-samar telinganya mendengar percakapan seorang wanita dengan anaknya.
“Anakku, malam ini kambing kita hanya mengeluarkan susu sedikit sekali. Ini tidak cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan kita besok pagi,” keluh wanita itu kepada anaknya.
Dengan tersenyum, anak gadisnya yang beranjak dewasa itu menghibur, “Ibu, tidak usah disesali. Inilah rezeki yang diberikan Allah kepada kita hari ini. Semoga besok kambing kita
mengeluarkan susu yang lebih banyak lagi.”
“Tapi, aku khawatir para pelanggan kita tidak mau membeli susu kepada kita lagi.
Bagaimana kalau susu itu kita campur air supaya kelihatan banyak?”
“Jangan, Bu!” gadis itu melarang. “Bagaimanapun kita tidak boleh berbuat curang.
Lebih baik kita katakan dengan jujur pada pelanggan bahwa hasil susu hari ini hanya sedikit.
Mereka tentu akan memakluminya. Lagi pula kalau ketahuan, kita akan dihukum oleh Khalifah Umar.
Percayalah, ketidakjujuran itu akan menyiksa hati.”
Dari luar gubuk itu, Khalifah Umar semakin penasaran ingin terus mendengar kelanjutan percakapan antara janda dan anak gadisnya itu.
“Bagaimana mungkin khalifah Umar tahu!” kata janda itu kepada anaknya.
“Saat ini beliau sedang tertidur pulas di istananya yang megah tanpa pernah mengalami kesulitan seperti kita ini?”
Melihat ibunya masih tetap bersikeras dengan alasannya, gadis remaja itu tersenyum dengan lembut dan berkata,
“Ibu, memang Khalifah tidak melihat apa yang kita lakukan sekarang.
Tapi Allah Maha Melihat setiap gerak-gerik makhluknya. Meskipun kita miskin, jangan sampai kita melakukan sesuatu yang dimurkai Allah.”
Dari luar gubuk, khalifah tersenyum mendengar ucapan gadis itu.
Beliau benar-benar kagum dengan kejujurannya. Ternyata kemiskinan dan himpitan keadaan tidak membuatnya terpengaruh untuk berbuat curang.
Setelah itu khalifah mengajak pengawalnya pulang.
Keesokan harinya, Umar memerintahkan beberapa orang untuk menjemput wanita pemerah susu dan anak gadisnya untuk menghadap kepadanya.
Beliau ternyata bermaksud menikahkan putranya dengan gadis jujur itu.
Sungguh sebuah teladan bagi kita semua, bahwa kejujuran karena takut kepada Allah adalah suatu harta yang tak ternilai harganya. Mungkin ini yang sulit kita dapatkan sekarang.
Al-Islam – Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
Keduanya sangat rajin beribadah dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Setiap pagi,
selesai salat subuh, keduanya memerah susu kambing di kandang. Penduduk kota Mekah
banyak yang menyukai susu kambing wanita itu karena mutunya yang baik.
Pada suatu malam, Khalifah Umar ditemani pengawalnya berkeliling negeri untuk melihat dari dekat keadaan hidup dan kesejahteraan rakyatnya.
Setelah beberapa saat berkeliling,
sampailah khalifah di pinggiran kota Mekah. Beliau tertarik melihat sebuah gubuk kecil dengan cahaya yang masih tampak dari dalamnya yang menandakan bahwa penghuninya belum tidur.
Khalifah turun dari kudanya, lalu mendekati gubuk itu. Samar-samar telinganya mendengar percakapan seorang wanita dengan anaknya.
“Anakku, malam ini kambing kita hanya mengeluarkan susu sedikit sekali. Ini tidak cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan kita besok pagi,” keluh wanita itu kepada anaknya.
Dengan tersenyum, anak gadisnya yang beranjak dewasa itu menghibur, “Ibu, tidak usah disesali. Inilah rezeki yang diberikan Allah kepada kita hari ini. Semoga besok kambing kita
mengeluarkan susu yang lebih banyak lagi.”
“Tapi, aku khawatir para pelanggan kita tidak mau membeli susu kepada kita lagi.
Bagaimana kalau susu itu kita campur air supaya kelihatan banyak?”
“Jangan, Bu!” gadis itu melarang. “Bagaimanapun kita tidak boleh berbuat curang.
Lebih baik kita katakan dengan jujur pada pelanggan bahwa hasil susu hari ini hanya sedikit.
Mereka tentu akan memakluminya. Lagi pula kalau ketahuan, kita akan dihukum oleh Khalifah Umar.
Percayalah, ketidakjujuran itu akan menyiksa hati.”
Dari luar gubuk itu, Khalifah Umar semakin penasaran ingin terus mendengar kelanjutan percakapan antara janda dan anak gadisnya itu.
“Bagaimana mungkin khalifah Umar tahu!” kata janda itu kepada anaknya.
“Saat ini beliau sedang tertidur pulas di istananya yang megah tanpa pernah mengalami kesulitan seperti kita ini?”
Melihat ibunya masih tetap bersikeras dengan alasannya, gadis remaja itu tersenyum dengan lembut dan berkata,
“Ibu, memang Khalifah tidak melihat apa yang kita lakukan sekarang.
Tapi Allah Maha Melihat setiap gerak-gerik makhluknya. Meskipun kita miskin, jangan sampai kita melakukan sesuatu yang dimurkai Allah.”
Dari luar gubuk, khalifah tersenyum mendengar ucapan gadis itu.
Beliau benar-benar kagum dengan kejujurannya. Ternyata kemiskinan dan himpitan keadaan tidak membuatnya terpengaruh untuk berbuat curang.
Setelah itu khalifah mengajak pengawalnya pulang.
Keesokan harinya, Umar memerintahkan beberapa orang untuk menjemput wanita pemerah susu dan anak gadisnya untuk menghadap kepadanya.
Beliau ternyata bermaksud menikahkan putranya dengan gadis jujur itu.
Sungguh sebuah teladan bagi kita semua, bahwa kejujuran karena takut kepada Allah adalah suatu harta yang tak ternilai harganya. Mungkin ini yang sulit kita dapatkan sekarang.
Al-Islam – Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
Rabu, 10 Agustus 2011
Beriman kepada para Rosul
I.Definisi Nabi Dan Rasul
Menurut bahasa, nabi berasal dari kata “ نَبَّأَ وَأَنْبَأَ ” yang berarti
“ أَخْبَرَ ” (mengabarkan). Jadi nabi adalah yang memberitakan dari
Allah dan ia diberi kabar dari sisiNya. Atau juga berasal dari kata
“ نَبَا ” yang berarti “ عَلاَ وَارْتَفَعَ ” (tinggi dan naik). Maka nabi adalah makhluk yang termulia dan tertinggi derajat atau kedudukannya.
Sedangkan menurut istilah, nabi ialah seorang laki-laki yang di-beri kabar (wahyu) oleh Allah berupa syari’at yang dahulu (sebelum-nya), ia mengajarkan kepada orang-orang di sekitarnya dari umatnya (penganut syariat ini).
Adapun rasul secara bahasa ialah orang yang mengikuti berita-berita orang yang mengutusnya; diambil dari ungkapan جَاءَتْ اْلإِبِلُ رَسَلاً (unta itu datang secara beriringan). Rasul adalah nama bagi risalah atau bagi yang diutus. Sedangkan irsal adalah pengarahan.
Menurut istilah, rasul ialah seorang laki-laki merdeka yang diberi wahyu oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala dengan membawa syariat dan ia diperintahkan untuk menyampaikannya kepada umatnya, baik orang yang tidak ia kenal maupun yang memusuhinya.
Perbedaan Antara Nabi dan Rasul
a. Kenabian (nubuwah) adalah syarat kerasulan (risalah). Maka tidak bisa menjadi rasul orang yang bukan nabi. Kenabian lebih umum dari kerasulan. Setiap rasul pasti nabi, tetapi tidak setiap nabi adalah rasul.
b. Rasul membawa risalah kepada orang (kamu) yang tidak mengerti tentang agama dan syariat Allah ; atau kepada kaum yang telah mengubah syariat dan agama, untuk mengajari mereka atau mengem-balikan mereka ke dalam syariat Allah. Dia adalah hakim bagi me-reka. Sedangkan nabi diutus dengan dakwah kepada syariat nabi/rasul sebelumnya.
II. NUBUWAH ADALAH ANUGERAH ILAHI
Kenabian bukanlah suatu tujuan yang dapat diraih dengan cara-cara tertentu, sehingga bisa dicapai oleh orang yang bersungguh-sung-guh, juga bukanlah pangkat yang dapat ditempuh melalui perjuangan. Akan tetapi ia adalah kedudukan yang tinggi dan pangkat istimewa yang diberikan Allah Subhannahu wa Ta'ala karena karunianya kepada siapa saja dari makhlukNya yang Dia kehendaki. Maka Dia mempersiapkannya agar mampu memikulnya. Dia menjaganya dari pengaruh setan dan meme-liharanya dari kemusyrikan karena rahmat dan kasih sayangNya semata, tanpa ada upaya yang ia kerahkan untuk mendapatkan dan untuk mencapai derajat kenabian itu. Bahkan ia hanyalah karunia Allah Subhannahu wa Ta'ala dan nikmat Ilahi semata, sebagaimana firman Allah:
“Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih.” (Maryam: 58).
Allah berkata kepada Musa Alaihissalam :
“Allah berfirman, ‘Hai Musa, sesungguhnya aku memilih (mele-bihkan) kamu dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalahKu dan untuk berbicara langsung denganKu, sebab itu ber-pegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hen-daklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.” (Al-A’raf: 144).
Allah menceritakan ucapan Ya’kub kepada anaknya, Yusuf Alaihissalam , dengan firmanNya:
“Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu (untuk menjadi nabi) …” (Yusuf: 6).
Sebagaimana halnya Allah mengingkari orang yang memandang bahwa salah satu dari dua orang besar di Makkah dan Tha’if, yaitu Al-Walid Ibnul Mughirah dan Urwah bin Mas’ud Ats-Tsaqafi, lebih berhak (pantas) untuk menjadi nabi. Hal itu terjadi ketika Allah mewahyukan kepada nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam dan menjelaskan bahwa Dia adalah Rabb, Penguasa yang berhak melakukan apa saja serta yang mengurusi pembagian rizki bagi semua makhlukNya.
Jadi sangatlah tidak benar manakala ada seseorang yang ikut campur tangan dalam menentukan siapa yang berhak menerima rahmat kenabian dan kerasulan. Maka Allah bercerita tentang mereka:
“Dan mereka berkata, ‘Mengapa Al-Qur’an ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu dua negeri (Makkah dan Tha’if) ini?’ Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhan-mu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia,…” (Az-Zukhruf: 31-32).
Allah telah mengancam orang-orang yang melampaui batas yang mengatakan: “Tidaklah kami beriman sebelum diberi seperti apa yang telah diberikan kepada rasul-rasul Allah”, dengan firmanNya:
“Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata, ‘Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada rasul-rasul
Allah’. Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya.” (Al-An’am: 124).
Dalam ayat-ayat terdahulu terdapat petunjuk yang jelas bahwa kenabian itu tidak bisa diperoleh karena kebangsawanan atau karena jerih payahnya, akan tetapi ia adalah nikmat dari Allah serta rahmat yang dianugerahkan kepada sebagian makhlukNya berdasarkan ilmu dan hikmahNya dan tidak diberikan kepada orang yang mencari atau yang mengharapkannya.
III. Sifat-Sifat Dan Mu’jizat Rasul
Pertama: Sifat-sifat Para Rasul
Dari definisi terdahulu kita mengetahui bahwa rasul adalah seorang manusia. Laki-laki dan merdeka yang Allah memilihnya dari nasab pilihan. Dia menjadikannya orang yang paling sempurna akalnya, pa-ling suci jiwanya dan paling utama penciptaannya, supaya menunaikan pekerjaan-pekerjaan besar di antaranya menerima wahyu, menta’ati-nya, menyampaikannya serta memimpin umat.
Maka para rasul Shalallaahu alaihi wasalam adalah panutan dalam hal sifat dan akhlak mereka. Dan pembicaraan tentang sifat-sifat mereka panjang sekali, tetapi diantaranya yang terpenting adalah:
a. Shidq (jujur dan benar)
Allah Subhannahu wa Ta'ala memberitahukan tentang para rasulNya:
“Mereka berkata, ‘Aduhai celakalah kami! Siapakah yang mem-bangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?’ Inilah yang dijan-jikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasulNya.” (Yasin: 52).
Sebagaimana Dia telah menyifati sebagian mereka dengan sifat itu; tentang Nabi Ibrahim Alaihissalam . Dia berfirman:
“Ceritakanlah (hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al-Kitab (Al-Qur’an) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang nabi.” (Maryam: 41).
Tentang Ismail Alaihissalam . Allah berfirman:
“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar dan dia adalah seorang rasul dan nabi.” (Maryam: 54).
Tentang Idris Alaihissalam . Dia berfirman:
“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah se-orang yang sangat membenarkan dan seorang nabi.” (Maryam: 56).
Tentang nabi kita Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam, Dia berfirman:
“Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membe-narkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (Az-Zumar: 33).
Tidaklah diragukan bahwa sifat shidq adalah inti risalah dakwah; dengannya akan luruslah segala urusan dan berbuahlah amal perbuatan. Sedangkan kadzib (bohong, dusta) adalah sifat kekurangan yang musta-hil bagi manusia pilihan dan merupakan maksiat yang justru mereka peringatkan.
b. Sabar
Allah Subhannahu wa Ta'ala mengutus para rasulNya kepada manusia sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, mengajak mereka untuk taat kepada Allah serta memperingatkan agar tidak mendurhakaiNya. Ini adalah tugas berat dan sulit, tidak semua orang mampu memikulnya, akan tetapi orang-orang pilihanlah yang pantas dan mampu untuk itu. Karenanya para rasul Allah Subhannahu wa Ta'ala menemui bermacam-macam kesulitan dan beranekaragam gangguan, tetapi mereka tidak patah semangat karenanya, juga hal itu tidak membuat mereka melangkah surut ke belakang.
Allah telah mengisahkan kepada kita sebagian dari nabi-nabiNya, sekaligus berbagai rintangan yang menghadangnya di jalan dakwah, juga sikap sabar mereka untuk memenangkan yang hak dan meninggikan kalimat Allah. Allah telah memerintahkan Nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam untuk bersabar, sebagai bentuk peneladanan kepada para Ulul Azmi. Allah berfirman:
“Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul yang telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (adzab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat adzab yang diancamkan kepada mereka, mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.” (Al-Ahqaf: 35).
Tentu kita mendapat pelajaran dengan apa yang dikisahkan Allah tentang Nabi Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa Alaihissalam , dengan umatnya yang menentang dan mengganggu, namun demikian mereka tetap bersabar, teguh dan tegar sampai Allah menurunkan putusanNya.
Demikian pula dengan perjalanan hidup penutup para nabi yakni Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam, di dalamnya terdapat teladan agung dalam hal kesa-baran dan ketabahan. Kaumnya telah mendustakan, menghina, meng-ganggu dan mengisolirnya, tetapi beliau bersabar menghadapinya sampai Allah memenangkan agamaNya. Mengenai rincian kisah-kisah tersebut sangatlah panjang, tidak cukup dalam buku yang hanya bebe-rapa halaman dan di dalam Al-Qur’an hal itu juga telah dikisahkan.
Kedua: Mu’jizat Para Rasul Shalallaahu alaihi wasalam
Allah menciptakan manusia dan membekalinya dengan akal. Akal inilah yang menjadi syarat taklif. Karena akal ini manusia akan dihisab amalnya, dengan akal ini ia bisa membedakan barang-barang dan me-misahkan antara yang berguna dengan yang berbahaya. Jika datang seseorang yang mengatakan, ia adalah seorang rasul (utusan) Allah, guna memberi hidayah kepada manusia serta memimpin mereka menuju ke-damaian dan kebahagiaan dunia dan akhirat, maka hal ini berarti menyangkut keselamatan bagi manusia atau justeru kehancurannya. Karena itu setiap orang wajib melihat kondisi da’i, dan dakwahnya.
Allah telah mengistimewakan para rasul dari segenap makhluk bia-sa. Allah menjaganya dari tipu muslihat setan. Setan tidak bisa mengubah fitrah mereka. Maka mereka berbeda dengan kaum dan umatnya, karena sirah (perjalanan) hidup mereka yang harum dan fitrah mereka yang bersih.
Apabila hal itu digabungkan dengan ajaran mereka, maka akan menjadi bukti kuat tentang kebenaran mereka bagi orang-orang yang Allah telah menyinari mata hatinya. Allah telah mendukung mereka -sebagai tambahan atas hal tersebut- dengan sesuatu yang memaksa akal untuk mempercayainya. Maka para rasul itu datang dengan membawa mu’jizat-mu’jizatnya yang hebat; tidak mampu mendatangkannya kecuali Allah Subhannahu wa Ta'ala , karena seluruh makhluk adalah milikNya, Dialah yang mentaqdirkan sesuatu menurut takaranNya, Dia menjadikan setiap makhluk berjalan sesuai dengan aturan-aturan tertentu yang tidak seorang pun dapat mengubahnya. Jika Allah Subhannahu wa Ta'ala hendak mendukung seorang hamba sebagai bukti atas kenabiannya, maka Allah menganuge-rahkan padanya sesuatu yang tidak mungkin bisa melakukannya secara sempurna kecuali Allah Subhannahu wa Ta'ala , baik berupa ilmu, kekuatan atau kecukupan. Allah Subhannahu wa Ta'ala , Dialah yang mengetahui segalanya, berkuasa atas segalanya dan Dia Mahakaya, tidak membutuhkan kepada alam semesta.
Allah Subhannahu wa Ta'ala memerintahkan Rasul Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam agar berlepas diri dari mendakwahkan tiga hal:
“Katakanlah, ‘Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbenda-haraan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku se-orang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.” (Al-An’am: 50).
Apabila terjadi melalui tangan seorang rasul sesuatu dari hal tersebut di atas maka ia adalah semata-mata perbuatan Allah, karena ia di luar kemampuan manusia. Maka ia adalah bukti nyata, manakala digabungkan dengan ihwal rasul tersebut dengan rasul-rasul sebelum-nya berikut dakwahnya. Maka wajib atas umatnya mengimani serta mengikutinya. Jika tidak maka wajiblah adzab Allah atas mereka. Tanda-tanda dan bukti-bukti kebenaran mereka sudah jelas; ada bukti yang utama dan ada yang menjadi penguat bagi bukti utama atas kebenarannya, serta memperkokoh keimanan orang-orang mukmin terhadapnya.
Mu’jizat rasul didefinisikan sebagai segala sesuatu yang luar biasa yang terjadi melalui tangan-tangan para nabi Allah dan rasulNya dalam bentuk sesuatu yang membuat manusia tidak bisa mendatangkan semisal-nya.
Melalui tangan para nabi dan rasul telah terjadi mu’jizat-mu’jizat yang memaksa akal sehat untuk tunduk dan mempercayai apa yang di-bawa oleh para rasul, baik itu karena diminta oleh kaumnya maupun tidak. Mu’jizat-mu’jizat tersebut tidak lepas dari bentuk:
a. Ilmu, seperti pemberitahuan tentang hal-hal ghaib yang sudah terjadi ataupun yang akan terjadi; umpamanya pengabaran Nabi Isa Alaihissalam kepada kaumnya tentang apa yang mereka makan dan apa yang mereka simpan di rumah-rumah mereka. Sebagaimana juga penga-baran Nabi Muhammad tentang fitnah-fitnah atau tanda-tanda hari Kiamat yang bakal terjadi, sebagaimana yang banyak dijelaskan dalam hadits-hadits.
b. Kemampuan dan kekuatan, seperti mengubah tongkat menjadi ular besar, yakni mu’jizat Nabi Musa Alaihissalam yang diutus kepada Fir’aun dan kaumnya. Kemudian penyembuhan penyakit buta, kulit belang-belang putih (sopak) serta menghidupkan orang-orang yang sudah mati, yang kesemuanya adalah mu’jizat Nabi Isa Alaihissalam. Juga terbelahnya rembulan menjadi dua yang merupakan salah satu tanda kebenaran Rasul kita Shalallaahu alaihi wasalam .
c. Kecukupan, misalnya perlindungan bagi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam dari orang-orang yang menginginkan kejahatan kepadanya. Hal ini sering terjadi, ketika di Makkah sewaktu malam hijrah, ketika di dalam gua, lalu dalam perjalanan ke Madinah ketika bertemu dengan Suraqah bin Malik, lalu di Madinah ketika orang-orang Yahudi ingin men-culiknya dll. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa Allah mencukupi RasulNya dengan perlindungan, sehingga tidak membutuhkan lagi kepada perlindungan makhluk lain.
IV. Beriman Kepada Segenap Rasul
Beriman kepada segenap rasul artinya membenarkan dengan seyakin-yakinnya bahwa Allah Subhannahu wa Ta'ala mengutus seorang rasul pada setiap umat untuk mengajak mereka beribadah kepada Allah semata, tanpa menyekutukanNya dan untuk kufur kepada sesembahan selainNya. Serta kepercayaan bahwa semua rasul adalah benar, mulia, luhur, mendapat petunjuk serta menunjuki orang lain. Mereka telah me-nyampaikan apa yang karenanya mereka diutus oleh Allah, tanpa menyembunyikan atau mengubahnya. Allah berfirman:
“…maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyam-paikan (amanat Allah) dengan terang. Dan sesungguhnya Kami te-lah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), ‘Sem-bahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu’, maka di antara umat itu ada orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka ber-jalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesu-dahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (An-Nahl: 35-36).
Dan mempercayainya bahwa sebagian mereka lebih utama dari sebagian yang lain, Allah berfirman:
“Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas seba-gian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meningikannya beberapa derajat. Dan kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mu’jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus.” (Al-Baqarah: 253).
Juga percaya bahwa Allah telah menjadikan Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad sebagai dua orang Khalil (kekasih) Allah. Dan Allah telah berbicara langsung dengan Musa Alaihissalam serta telah mengangkat Nabi Idris pada tempat yang tinggi.
Iman kepada mereka semua adalah wajib. Siapa yang menging-kari seorang dari mereka maka ia telah kufur kepada semuanya, dan berarti pula telah kufur kepada Tuhan yang mengutus mereka, yaitu Allah. Allah berfirman:
“Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepada-nya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Se-muanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, Kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasulNya. (Mereka mengatakan), ‘Kami tidak mem-beda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasulNya’ dan mereka mengatakan, ‘Kami dengar dan kami taat’. (Mereka berdo’a), ‘Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” (Al-Baqarah: 285).
Dan Allah berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasulNya, dan bermaksud membedakan antara Allah dan rasul-rasulNya, dengan mengatakan, ‘Kami beriman kepada yang se-bagian (dari rasul-rasul itu), dan kami kafir terhadap sebagian (yang lain)’, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (lain) di antara yang demikian (iman atau kafir), merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyedia-kan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan. Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasulNya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, kelak Allah akan memberikan kepada mereka pahalanya. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (An-Nisa’: 150-152).
Sebagaimana kita wajib beriman kepada mereka secara umum, nabi yang kita ketahui maupun yang tidak, maka begitu pula kita wajib mengimani secara khusus kepada para rasul yang disebutkan namanya oleh Allah. Telah disebutkan di dalam Al-Qur’an lebih dari 20 nama rasul yaitu: Nuh, Idris, Shalih, Ibrahim, Hud, Luth, Yunus, Ismail, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syu’aib, Musa, Harun, Ilyasa’, Dzulkifli, Daud, Zakariya, Sulaiman, Ilyas, Yahya, Isa dan Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam . Dengan meyakini bahwa Allah juga mempunyai rasul-rasul selain mereka. Sebagaimana firmanNya:
“Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebe-lum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan ke-padamu…” (Ghafir: 78).
Inti dari iman kepada mereka adalah taat, patuh dan tunduk kepada mereka dengan mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya, dan mengarungi kehidupan ini berdasarkan manhaj mereka; karena mereka adalah para penyampai wahyu Allah, dan mereka adalah suri teladan bagi umatnya. Allah memelihara mereka dari kesalahan, Allah berfirman kepada NabiNya Shalallaahu alaihi wasalam :
“Katakanlah, ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’ Katakanlah, “Taatilah Allah dan RasulNya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya
Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” (Ali Imran: 31-32).
Maka taat kepada Allah dan beribadah kepadaNya adalah dengan mengikuti mereka serta berteladan kepada mereka.
Bukanlah termasuk iman kepada mereka jika pengangkatan dan pengagungan mereka melebihi batas kedudukan yang telah Allah berikan kepada mereka. Mereka adalah hamba dari jenis manusia yang Allah pilih dan siapkan untuk memikul risalahNya. Tabiat mereka adalah tabiat manusia. Mereka tidak memiliki hak uluhiyah (Ketuhanan). Mereka tidak mengetahui yang ghaib kecuali apa yang telah Allah beritahukan kepada mereka. Allah berfirman, memerintah Nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam untuk menyampaikan kepada umatnya:
Katakanlah, ‘Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia se-perti kamu, yang diwahyukan kepadaku’…” (Al-Kahfi: 110).
“Katakanlah, ‘Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perben-daharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.” (Al-An’am: 50).
Allah telah mengisahkan ucapan Nabi Nuh kepada kaumnya:
“Dan aku tidak mengatakan kepada kaum (bahwa), ‘Aku mempu-nyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, ‘Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat’, dan tidak juga aku menga-takan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatan-mu, ‘Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka’. Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim.” (Huud: 31).
Maka rasul pertama sampai rasul terakhir semuanya menafikan hak-hak istimewa ketuhanan dari diri mereka. Semuanya menjelaskan bahwa mereka bukanlah malaikat, tidak mengetahui yang ghaib dan tidak memiliki perbendaharaan Allah. Akan tetapi mereka adalah manusia yang diistimewakan oleh Allah dengan menerima wahyu, dan mencapai puncak derajat kemanusian yaitu ubudiyah (penghambaan) yang murni kepada Allah Rabbul ‘Alamin.
V. Beriman Kepada Muhammad Shalallaahu Alaihi Wasalam Sebagai Nabi Dan Rasul
Allah telah menyempurnakan agama ini untuk kita, dan telah menyempurnakan nikmat bagi kita, juga telah ridha Islam sebagai agama kita; melalui tangan Rasul yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam, penutup para nabi dan rasul, Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam Beliau adalah Rasul Allah untuk bangsa jin dan manusia, sebagai pemberi kabar gembira dan ancaman, yang menyeru kepada Allah dengan seizinNya dan sebagai lampu yang menerangi.
Maka setiap orang yang mengetahui kerasulannya Shalallaahu alaihi wasalam, tetapi tidak mengimaninya, ia berhak menerima siksa Allah seperti orang-orang kafir lainnya. Allah berfirman:
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhai Islam itu menjadi agama bagimu.” (Al-Maidah: 3).
“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al-Ahzab: 40).
Sedangkan hadits yang menunjukkan khatmun nubuwwah (penutup kenabian) maka banyak sekali, di antaranya adalah sabda beliau:
Menurut bahasa, nabi berasal dari kata “ نَبَّأَ وَأَنْبَأَ ” yang berarti
“ أَخْبَرَ ” (mengabarkan). Jadi nabi adalah yang memberitakan dari
Allah dan ia diberi kabar dari sisiNya. Atau juga berasal dari kata
“ نَبَا ” yang berarti “ عَلاَ وَارْتَفَعَ ” (tinggi dan naik). Maka nabi adalah makhluk yang termulia dan tertinggi derajat atau kedudukannya.
Sedangkan menurut istilah, nabi ialah seorang laki-laki yang di-beri kabar (wahyu) oleh Allah berupa syari’at yang dahulu (sebelum-nya), ia mengajarkan kepada orang-orang di sekitarnya dari umatnya (penganut syariat ini).
Adapun rasul secara bahasa ialah orang yang mengikuti berita-berita orang yang mengutusnya; diambil dari ungkapan جَاءَتْ اْلإِبِلُ رَسَلاً (unta itu datang secara beriringan). Rasul adalah nama bagi risalah atau bagi yang diutus. Sedangkan irsal adalah pengarahan.
Menurut istilah, rasul ialah seorang laki-laki merdeka yang diberi wahyu oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala dengan membawa syariat dan ia diperintahkan untuk menyampaikannya kepada umatnya, baik orang yang tidak ia kenal maupun yang memusuhinya.
Perbedaan Antara Nabi dan Rasul
a. Kenabian (nubuwah) adalah syarat kerasulan (risalah). Maka tidak bisa menjadi rasul orang yang bukan nabi. Kenabian lebih umum dari kerasulan. Setiap rasul pasti nabi, tetapi tidak setiap nabi adalah rasul.
b. Rasul membawa risalah kepada orang (kamu) yang tidak mengerti tentang agama dan syariat Allah ; atau kepada kaum yang telah mengubah syariat dan agama, untuk mengajari mereka atau mengem-balikan mereka ke dalam syariat Allah. Dia adalah hakim bagi me-reka. Sedangkan nabi diutus dengan dakwah kepada syariat nabi/rasul sebelumnya.
II. NUBUWAH ADALAH ANUGERAH ILAHI
Kenabian bukanlah suatu tujuan yang dapat diraih dengan cara-cara tertentu, sehingga bisa dicapai oleh orang yang bersungguh-sung-guh, juga bukanlah pangkat yang dapat ditempuh melalui perjuangan. Akan tetapi ia adalah kedudukan yang tinggi dan pangkat istimewa yang diberikan Allah Subhannahu wa Ta'ala karena karunianya kepada siapa saja dari makhlukNya yang Dia kehendaki. Maka Dia mempersiapkannya agar mampu memikulnya. Dia menjaganya dari pengaruh setan dan meme-liharanya dari kemusyrikan karena rahmat dan kasih sayangNya semata, tanpa ada upaya yang ia kerahkan untuk mendapatkan dan untuk mencapai derajat kenabian itu. Bahkan ia hanyalah karunia Allah Subhannahu wa Ta'ala dan nikmat Ilahi semata, sebagaimana firman Allah:
“Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih.” (Maryam: 58).
Allah berkata kepada Musa Alaihissalam :
“Allah berfirman, ‘Hai Musa, sesungguhnya aku memilih (mele-bihkan) kamu dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalahKu dan untuk berbicara langsung denganKu, sebab itu ber-pegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hen-daklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.” (Al-A’raf: 144).
Allah menceritakan ucapan Ya’kub kepada anaknya, Yusuf Alaihissalam , dengan firmanNya:
“Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu (untuk menjadi nabi) …” (Yusuf: 6).
Sebagaimana halnya Allah mengingkari orang yang memandang bahwa salah satu dari dua orang besar di Makkah dan Tha’if, yaitu Al-Walid Ibnul Mughirah dan Urwah bin Mas’ud Ats-Tsaqafi, lebih berhak (pantas) untuk menjadi nabi. Hal itu terjadi ketika Allah mewahyukan kepada nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam dan menjelaskan bahwa Dia adalah Rabb, Penguasa yang berhak melakukan apa saja serta yang mengurusi pembagian rizki bagi semua makhlukNya.
Jadi sangatlah tidak benar manakala ada seseorang yang ikut campur tangan dalam menentukan siapa yang berhak menerima rahmat kenabian dan kerasulan. Maka Allah bercerita tentang mereka:
“Dan mereka berkata, ‘Mengapa Al-Qur’an ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu dua negeri (Makkah dan Tha’if) ini?’ Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhan-mu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia,…” (Az-Zukhruf: 31-32).
Allah telah mengancam orang-orang yang melampaui batas yang mengatakan: “Tidaklah kami beriman sebelum diberi seperti apa yang telah diberikan kepada rasul-rasul Allah”, dengan firmanNya:
“Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata, ‘Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada rasul-rasul
Allah’. Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya.” (Al-An’am: 124).
Dalam ayat-ayat terdahulu terdapat petunjuk yang jelas bahwa kenabian itu tidak bisa diperoleh karena kebangsawanan atau karena jerih payahnya, akan tetapi ia adalah nikmat dari Allah serta rahmat yang dianugerahkan kepada sebagian makhlukNya berdasarkan ilmu dan hikmahNya dan tidak diberikan kepada orang yang mencari atau yang mengharapkannya.
III. Sifat-Sifat Dan Mu’jizat Rasul
Pertama: Sifat-sifat Para Rasul
Dari definisi terdahulu kita mengetahui bahwa rasul adalah seorang manusia. Laki-laki dan merdeka yang Allah memilihnya dari nasab pilihan. Dia menjadikannya orang yang paling sempurna akalnya, pa-ling suci jiwanya dan paling utama penciptaannya, supaya menunaikan pekerjaan-pekerjaan besar di antaranya menerima wahyu, menta’ati-nya, menyampaikannya serta memimpin umat.
Maka para rasul Shalallaahu alaihi wasalam adalah panutan dalam hal sifat dan akhlak mereka. Dan pembicaraan tentang sifat-sifat mereka panjang sekali, tetapi diantaranya yang terpenting adalah:
a. Shidq (jujur dan benar)
Allah Subhannahu wa Ta'ala memberitahukan tentang para rasulNya:
“Mereka berkata, ‘Aduhai celakalah kami! Siapakah yang mem-bangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?’ Inilah yang dijan-jikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasulNya.” (Yasin: 52).
Sebagaimana Dia telah menyifati sebagian mereka dengan sifat itu; tentang Nabi Ibrahim Alaihissalam . Dia berfirman:
“Ceritakanlah (hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al-Kitab (Al-Qur’an) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang nabi.” (Maryam: 41).
Tentang Ismail Alaihissalam . Allah berfirman:
“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar dan dia adalah seorang rasul dan nabi.” (Maryam: 54).
Tentang Idris Alaihissalam . Dia berfirman:
“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah se-orang yang sangat membenarkan dan seorang nabi.” (Maryam: 56).
Tentang nabi kita Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam, Dia berfirman:
“Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membe-narkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (Az-Zumar: 33).
Tidaklah diragukan bahwa sifat shidq adalah inti risalah dakwah; dengannya akan luruslah segala urusan dan berbuahlah amal perbuatan. Sedangkan kadzib (bohong, dusta) adalah sifat kekurangan yang musta-hil bagi manusia pilihan dan merupakan maksiat yang justru mereka peringatkan.
b. Sabar
Allah Subhannahu wa Ta'ala mengutus para rasulNya kepada manusia sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, mengajak mereka untuk taat kepada Allah serta memperingatkan agar tidak mendurhakaiNya. Ini adalah tugas berat dan sulit, tidak semua orang mampu memikulnya, akan tetapi orang-orang pilihanlah yang pantas dan mampu untuk itu. Karenanya para rasul Allah Subhannahu wa Ta'ala menemui bermacam-macam kesulitan dan beranekaragam gangguan, tetapi mereka tidak patah semangat karenanya, juga hal itu tidak membuat mereka melangkah surut ke belakang.
Allah telah mengisahkan kepada kita sebagian dari nabi-nabiNya, sekaligus berbagai rintangan yang menghadangnya di jalan dakwah, juga sikap sabar mereka untuk memenangkan yang hak dan meninggikan kalimat Allah. Allah telah memerintahkan Nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam untuk bersabar, sebagai bentuk peneladanan kepada para Ulul Azmi. Allah berfirman:
“Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul yang telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (adzab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat adzab yang diancamkan kepada mereka, mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.” (Al-Ahqaf: 35).
Tentu kita mendapat pelajaran dengan apa yang dikisahkan Allah tentang Nabi Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa Alaihissalam , dengan umatnya yang menentang dan mengganggu, namun demikian mereka tetap bersabar, teguh dan tegar sampai Allah menurunkan putusanNya.
Demikian pula dengan perjalanan hidup penutup para nabi yakni Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam, di dalamnya terdapat teladan agung dalam hal kesa-baran dan ketabahan. Kaumnya telah mendustakan, menghina, meng-ganggu dan mengisolirnya, tetapi beliau bersabar menghadapinya sampai Allah memenangkan agamaNya. Mengenai rincian kisah-kisah tersebut sangatlah panjang, tidak cukup dalam buku yang hanya bebe-rapa halaman dan di dalam Al-Qur’an hal itu juga telah dikisahkan.
Kedua: Mu’jizat Para Rasul Shalallaahu alaihi wasalam
Allah menciptakan manusia dan membekalinya dengan akal. Akal inilah yang menjadi syarat taklif. Karena akal ini manusia akan dihisab amalnya, dengan akal ini ia bisa membedakan barang-barang dan me-misahkan antara yang berguna dengan yang berbahaya. Jika datang seseorang yang mengatakan, ia adalah seorang rasul (utusan) Allah, guna memberi hidayah kepada manusia serta memimpin mereka menuju ke-damaian dan kebahagiaan dunia dan akhirat, maka hal ini berarti menyangkut keselamatan bagi manusia atau justeru kehancurannya. Karena itu setiap orang wajib melihat kondisi da’i, dan dakwahnya.
Allah telah mengistimewakan para rasul dari segenap makhluk bia-sa. Allah menjaganya dari tipu muslihat setan. Setan tidak bisa mengubah fitrah mereka. Maka mereka berbeda dengan kaum dan umatnya, karena sirah (perjalanan) hidup mereka yang harum dan fitrah mereka yang bersih.
Apabila hal itu digabungkan dengan ajaran mereka, maka akan menjadi bukti kuat tentang kebenaran mereka bagi orang-orang yang Allah telah menyinari mata hatinya. Allah telah mendukung mereka -sebagai tambahan atas hal tersebut- dengan sesuatu yang memaksa akal untuk mempercayainya. Maka para rasul itu datang dengan membawa mu’jizat-mu’jizatnya yang hebat; tidak mampu mendatangkannya kecuali Allah Subhannahu wa Ta'ala , karena seluruh makhluk adalah milikNya, Dialah yang mentaqdirkan sesuatu menurut takaranNya, Dia menjadikan setiap makhluk berjalan sesuai dengan aturan-aturan tertentu yang tidak seorang pun dapat mengubahnya. Jika Allah Subhannahu wa Ta'ala hendak mendukung seorang hamba sebagai bukti atas kenabiannya, maka Allah menganuge-rahkan padanya sesuatu yang tidak mungkin bisa melakukannya secara sempurna kecuali Allah Subhannahu wa Ta'ala , baik berupa ilmu, kekuatan atau kecukupan. Allah Subhannahu wa Ta'ala , Dialah yang mengetahui segalanya, berkuasa atas segalanya dan Dia Mahakaya, tidak membutuhkan kepada alam semesta.
Allah Subhannahu wa Ta'ala memerintahkan Rasul Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam agar berlepas diri dari mendakwahkan tiga hal:
“Katakanlah, ‘Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbenda-haraan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku se-orang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.” (Al-An’am: 50).
Apabila terjadi melalui tangan seorang rasul sesuatu dari hal tersebut di atas maka ia adalah semata-mata perbuatan Allah, karena ia di luar kemampuan manusia. Maka ia adalah bukti nyata, manakala digabungkan dengan ihwal rasul tersebut dengan rasul-rasul sebelum-nya berikut dakwahnya. Maka wajib atas umatnya mengimani serta mengikutinya. Jika tidak maka wajiblah adzab Allah atas mereka. Tanda-tanda dan bukti-bukti kebenaran mereka sudah jelas; ada bukti yang utama dan ada yang menjadi penguat bagi bukti utama atas kebenarannya, serta memperkokoh keimanan orang-orang mukmin terhadapnya.
Mu’jizat rasul didefinisikan sebagai segala sesuatu yang luar biasa yang terjadi melalui tangan-tangan para nabi Allah dan rasulNya dalam bentuk sesuatu yang membuat manusia tidak bisa mendatangkan semisal-nya.
Melalui tangan para nabi dan rasul telah terjadi mu’jizat-mu’jizat yang memaksa akal sehat untuk tunduk dan mempercayai apa yang di-bawa oleh para rasul, baik itu karena diminta oleh kaumnya maupun tidak. Mu’jizat-mu’jizat tersebut tidak lepas dari bentuk:
a. Ilmu, seperti pemberitahuan tentang hal-hal ghaib yang sudah terjadi ataupun yang akan terjadi; umpamanya pengabaran Nabi Isa Alaihissalam kepada kaumnya tentang apa yang mereka makan dan apa yang mereka simpan di rumah-rumah mereka. Sebagaimana juga penga-baran Nabi Muhammad tentang fitnah-fitnah atau tanda-tanda hari Kiamat yang bakal terjadi, sebagaimana yang banyak dijelaskan dalam hadits-hadits.
b. Kemampuan dan kekuatan, seperti mengubah tongkat menjadi ular besar, yakni mu’jizat Nabi Musa Alaihissalam yang diutus kepada Fir’aun dan kaumnya. Kemudian penyembuhan penyakit buta, kulit belang-belang putih (sopak) serta menghidupkan orang-orang yang sudah mati, yang kesemuanya adalah mu’jizat Nabi Isa Alaihissalam. Juga terbelahnya rembulan menjadi dua yang merupakan salah satu tanda kebenaran Rasul kita Shalallaahu alaihi wasalam .
c. Kecukupan, misalnya perlindungan bagi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam dari orang-orang yang menginginkan kejahatan kepadanya. Hal ini sering terjadi, ketika di Makkah sewaktu malam hijrah, ketika di dalam gua, lalu dalam perjalanan ke Madinah ketika bertemu dengan Suraqah bin Malik, lalu di Madinah ketika orang-orang Yahudi ingin men-culiknya dll. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa Allah mencukupi RasulNya dengan perlindungan, sehingga tidak membutuhkan lagi kepada perlindungan makhluk lain.
IV. Beriman Kepada Segenap Rasul
Beriman kepada segenap rasul artinya membenarkan dengan seyakin-yakinnya bahwa Allah Subhannahu wa Ta'ala mengutus seorang rasul pada setiap umat untuk mengajak mereka beribadah kepada Allah semata, tanpa menyekutukanNya dan untuk kufur kepada sesembahan selainNya. Serta kepercayaan bahwa semua rasul adalah benar, mulia, luhur, mendapat petunjuk serta menunjuki orang lain. Mereka telah me-nyampaikan apa yang karenanya mereka diutus oleh Allah, tanpa menyembunyikan atau mengubahnya. Allah berfirman:
“…maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyam-paikan (amanat Allah) dengan terang. Dan sesungguhnya Kami te-lah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), ‘Sem-bahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu’, maka di antara umat itu ada orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka ber-jalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesu-dahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (An-Nahl: 35-36).
Dan mempercayainya bahwa sebagian mereka lebih utama dari sebagian yang lain, Allah berfirman:
“Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas seba-gian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meningikannya beberapa derajat. Dan kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mu’jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus.” (Al-Baqarah: 253).
Juga percaya bahwa Allah telah menjadikan Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad sebagai dua orang Khalil (kekasih) Allah. Dan Allah telah berbicara langsung dengan Musa Alaihissalam serta telah mengangkat Nabi Idris pada tempat yang tinggi.
Iman kepada mereka semua adalah wajib. Siapa yang menging-kari seorang dari mereka maka ia telah kufur kepada semuanya, dan berarti pula telah kufur kepada Tuhan yang mengutus mereka, yaitu Allah. Allah berfirman:
“Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepada-nya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Se-muanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, Kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasulNya. (Mereka mengatakan), ‘Kami tidak mem-beda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasulNya’ dan mereka mengatakan, ‘Kami dengar dan kami taat’. (Mereka berdo’a), ‘Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” (Al-Baqarah: 285).
Dan Allah berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasulNya, dan bermaksud membedakan antara Allah dan rasul-rasulNya, dengan mengatakan, ‘Kami beriman kepada yang se-bagian (dari rasul-rasul itu), dan kami kafir terhadap sebagian (yang lain)’, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (lain) di antara yang demikian (iman atau kafir), merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyedia-kan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan. Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasulNya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, kelak Allah akan memberikan kepada mereka pahalanya. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (An-Nisa’: 150-152).
Sebagaimana kita wajib beriman kepada mereka secara umum, nabi yang kita ketahui maupun yang tidak, maka begitu pula kita wajib mengimani secara khusus kepada para rasul yang disebutkan namanya oleh Allah. Telah disebutkan di dalam Al-Qur’an lebih dari 20 nama rasul yaitu: Nuh, Idris, Shalih, Ibrahim, Hud, Luth, Yunus, Ismail, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syu’aib, Musa, Harun, Ilyasa’, Dzulkifli, Daud, Zakariya, Sulaiman, Ilyas, Yahya, Isa dan Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam . Dengan meyakini bahwa Allah juga mempunyai rasul-rasul selain mereka. Sebagaimana firmanNya:
“Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebe-lum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan ke-padamu…” (Ghafir: 78).
Inti dari iman kepada mereka adalah taat, patuh dan tunduk kepada mereka dengan mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya, dan mengarungi kehidupan ini berdasarkan manhaj mereka; karena mereka adalah para penyampai wahyu Allah, dan mereka adalah suri teladan bagi umatnya. Allah memelihara mereka dari kesalahan, Allah berfirman kepada NabiNya Shalallaahu alaihi wasalam :
“Katakanlah, ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’ Katakanlah, “Taatilah Allah dan RasulNya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya
Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” (Ali Imran: 31-32).
Maka taat kepada Allah dan beribadah kepadaNya adalah dengan mengikuti mereka serta berteladan kepada mereka.
Bukanlah termasuk iman kepada mereka jika pengangkatan dan pengagungan mereka melebihi batas kedudukan yang telah Allah berikan kepada mereka. Mereka adalah hamba dari jenis manusia yang Allah pilih dan siapkan untuk memikul risalahNya. Tabiat mereka adalah tabiat manusia. Mereka tidak memiliki hak uluhiyah (Ketuhanan). Mereka tidak mengetahui yang ghaib kecuali apa yang telah Allah beritahukan kepada mereka. Allah berfirman, memerintah Nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam untuk menyampaikan kepada umatnya:
Katakanlah, ‘Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia se-perti kamu, yang diwahyukan kepadaku’…” (Al-Kahfi: 110).
“Katakanlah, ‘Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perben-daharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.” (Al-An’am: 50).
Allah telah mengisahkan ucapan Nabi Nuh kepada kaumnya:
“Dan aku tidak mengatakan kepada kaum (bahwa), ‘Aku mempu-nyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, ‘Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat’, dan tidak juga aku menga-takan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatan-mu, ‘Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka’. Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim.” (Huud: 31).
Maka rasul pertama sampai rasul terakhir semuanya menafikan hak-hak istimewa ketuhanan dari diri mereka. Semuanya menjelaskan bahwa mereka bukanlah malaikat, tidak mengetahui yang ghaib dan tidak memiliki perbendaharaan Allah. Akan tetapi mereka adalah manusia yang diistimewakan oleh Allah dengan menerima wahyu, dan mencapai puncak derajat kemanusian yaitu ubudiyah (penghambaan) yang murni kepada Allah Rabbul ‘Alamin.
V. Beriman Kepada Muhammad Shalallaahu Alaihi Wasalam Sebagai Nabi Dan Rasul
Allah telah menyempurnakan agama ini untuk kita, dan telah menyempurnakan nikmat bagi kita, juga telah ridha Islam sebagai agama kita; melalui tangan Rasul yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam, penutup para nabi dan rasul, Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam Beliau adalah Rasul Allah untuk bangsa jin dan manusia, sebagai pemberi kabar gembira dan ancaman, yang menyeru kepada Allah dengan seizinNya dan sebagai lampu yang menerangi.
Maka setiap orang yang mengetahui kerasulannya Shalallaahu alaihi wasalam, tetapi tidak mengimaninya, ia berhak menerima siksa Allah seperti orang-orang kafir lainnya. Allah berfirman:
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhai Islam itu menjadi agama bagimu.” (Al-Maidah: 3).
“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al-Ahzab: 40).
Sedangkan hadits yang menunjukkan khatmun nubuwwah (penutup kenabian) maka banyak sekali, di antaranya adalah sabda beliau:
(( إِنَّ لِيْ أَسْمَاءً أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَنَا أَحْمَدُ، وَأَنَا الْمَاحِيْ يَمْحُواللهُ بِيَ اْلكُفْرَ وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِيْ يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى قَدَمَيَّ، وَأَنَا العَاقِبُ وَالعَاقِبُ الَّذِيْ لَيْسَ بَعْدَهُ نَبِيٌّ ))
“Sesungguhnya aku mempunyai banyak nama, aku adalah Muhammad, aku adalah Ahmad, aku adalah Al-Mahi (penghapus) yang mana Allah menghapus kekufuran dengan diriku, aku adalah Al-Hasyir (yang mengumpulkan) di mana manusia nanti akan dikum-pulkan dihadapanku, aku adalah Al-‘Aqib; Aqib adalah yang sesudahnya tidak ada nabi.” (HR. Muslim IV/1828, lihat juga Al-Bukhari VI/188).
Juga Sabda Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam :
Juga Sabda Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam :
(( فُضِّلْتُ عَلَى الأَنْبِيَاءِ بِسِتٍّ، أُعْطِيْتُ جَوَامِعَ اْلكَلِمِ، وَنُصِرْتُ بِالرُّعْبِ، وَأُحِلَّتْ لِيَ اْلغَنَائِمُ، وَجُعِلَتْ لِيَ الأَرْضُ طَهُوْرًا وَمَسْجِدًا، وَأُرْسِلْتُ إِلَى الْخَلْقِ كَافَّةً، وَخُتِمَ بِيَ النَّبِيُّوْنَ ))
“Aku diistimewakan di atas para nabi dengan enam pekara: aku diberi jawami’ul-kalim (ungkapan yang mencakup makna yang luas), aku dimenangkan dengan rasa ketakutan (di hati musuh-musuhku), untukku dihalalkan ghanimah (rampasan perang), bagiku dijadikan bumi sebagai alat bersuci dan tempat sujud, dan aku diutus kepada makhluk semuanya, dan denganku para nabi ditutup.” (HR. Muslim I/371, lihat Musnad Ahmad II/412).
Dalam beberapa ayat dan hadits di atas terdapat dalil yang nyata dan jelas bahwa Allah Subhannahu wa Ta'ala telah menyempurnakan nikmatNya untuk kita dengan menunjukkan kepada jalan yang lurus, dan telah menyempurnakan agama kita sehingga kita tidak perlu lagi kepada yang lainnya, juga tidak kepada nabi lain selain nabi kita Shalallaahu alaihi wasalam , karena Allah telah menjadikannya sebagai penutup para nabi, tidak ada yang halal kecuali yang sudah dihalalkannya, dan tidak ada yang haram melainkan yang sudah diharamkannya, serta tidak ada agama kecuali apa yang telah disyariat-kannya. Beliau adalah utusan Allah kepada makhluk semuanya. Allah berfirman, memerintahkan RasulNya untuk menyampaikannya:
“Katakanlah, ‘Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua…” (Al-A’raf: 158).
“Dan Al-Qur’an ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur’an (kepadanya).” (Al-An’am: 19).
“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan…” (Saba’: 28).
Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda sebagaimana dalam hadits di atas,
“Dan aku diutus kepada makhluk secara keseluruhan.” (HR. Muslim dan Ahmad).
Dan bersabda:
Dalam beberapa ayat dan hadits di atas terdapat dalil yang nyata dan jelas bahwa Allah Subhannahu wa Ta'ala telah menyempurnakan nikmatNya untuk kita dengan menunjukkan kepada jalan yang lurus, dan telah menyempurnakan agama kita sehingga kita tidak perlu lagi kepada yang lainnya, juga tidak kepada nabi lain selain nabi kita Shalallaahu alaihi wasalam , karena Allah telah menjadikannya sebagai penutup para nabi, tidak ada yang halal kecuali yang sudah dihalalkannya, dan tidak ada yang haram melainkan yang sudah diharamkannya, serta tidak ada agama kecuali apa yang telah disyariat-kannya. Beliau adalah utusan Allah kepada makhluk semuanya. Allah berfirman, memerintahkan RasulNya untuk menyampaikannya:
“Katakanlah, ‘Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua…” (Al-A’raf: 158).
“Dan Al-Qur’an ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur’an (kepadanya).” (Al-An’am: 19).
“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan…” (Saba’: 28).
Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda sebagaimana dalam hadits di atas,
“Dan aku diutus kepada makhluk secara keseluruhan.” (HR. Muslim dan Ahmad).
Dan bersabda:
(( وَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لاَ يَسْمَعُ بِيْ أَحَدٌ مِنْ هذِهِ الأُمَّةِ يَهُوْدِيٌّ وَلاَ نَصْرَانِيٌّ، ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِيْ أُرْسِلْتُ بِهِ إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ ))
“Demi Allah yang jiwa Muhammad ada di tanganNya! Tidak seorang pun mendengar tentang aku dari umat (manusia) ini, seorang Yahudi ataupun Nasrani, kemudian meninggal dunia dan tidak beriman kepada apa yang aku diutus karenanya, kecuali termasuk para penduduk Neraka.” (HR. Muslim I/134).
Jadi syahadah atau persaksian atas keesaan Allah dan kerasulan Muhammad adalah rukun pertama dari rukun Islam, yang Allah tidak menerima agama selainnya. Sebagaimana Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:
Jadi syahadah atau persaksian atas keesaan Allah dan kerasulan Muhammad adalah rukun pertama dari rukun Islam, yang Allah tidak menerima agama selainnya. Sebagaimana Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:
(( بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ اْلبَيْتِ، وَ صَوْمِ رَمَضَانَ ))
“Islam itu dibangun di atas lima rukun: Menyaksikan bahwa tiada sesembahan yang haq selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulNya, mendirikan shalat, membayar zakat dan haji ke Baitullah serta puasa Ramadhan.” (HR. Muslim I/45, lihat Al-Bukhari I/13).
Untuk menegakkan hujjah bagi segenap manusia sampai hari Kiamat, Allah menjadikan Al-Qur’anul Karim sebagai dalil dan bukti terkuat atas kenabian Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam Ia adalah mu’jizat abadi, Allah menjamin untuk menjaga dan melindunginya dari tangan-tangan jahil dan kotor agar tetap manjadi bukti kebenaran Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam dan hujjah bagi Allah atas makhlukNya sampai hari Kiamat.
Untuk menegakkan hujjah bagi segenap manusia sampai hari Kiamat, Allah menjadikan Al-Qur’anul Karim sebagai dalil dan bukti terkuat atas kenabian Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam Ia adalah mu’jizat abadi, Allah menjamin untuk menjaga dan melindunginya dari tangan-tangan jahil dan kotor agar tetap manjadi bukti kebenaran Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam dan hujjah bagi Allah atas makhlukNya sampai hari Kiamat.












